Kepemimpinan yang dibutuhkan hari ini bukan hanya memerintah, tetapi membimbing, mendengar, dan memberi solusi.

“Kepemimpinan yang melayani adalah kunci membangun kepercayaan publik serta mempercepat transformasi menuju masa depan yang cerah, sejahtera, dan harmonis,” ujarnya.

Ia menekankan pentingnya pelayanan publik yang cepat, tepat, dan bebas praktik korupsi, kolusi, dan nepotisme (KKN).

Menurutnya, kepercayaan masyarakat merupakan modal utama pembangunan yang harus dijaga melalui integritas dan keteladanan aparatur.

Gubernur juga memastikan penempatan pejabat telah melalui pertimbangan kompetensi, integritas, loyalitas, serta rekam jejak kinerja.