Foto: Mantan Dubes RI untuk Chili 2014–2019, Philemon Arobaya bersua Gubernur Papua, menyampaikan rencana membawa investor China.(Ist)
JAYAPURA, Klikjo.id –Eks Duta Besar Republik Indonesia (Dubers RI) untuk Chili (2014–2019), Philemon Arobaya, berencana membawa investor asal China ke Papua.
Philemon menyampaikan rencana mengembangkan perikanan dan pertanian di Papua.kepada Gubernur, Matius D. Fakhiri, di Kota Jayapura, Selasa (10/3/2026).
Pertemuan itu sekaligus meminta arahan pemerintah daerah terkait peluang investasi yang bisa berkembang di wilayah Papua.
Philemon menilai Papua memiliki potensi sumber daya alam yang sangat besar, terutama sektor perikanan dan pertanian.
“Saya sudah menyampaikan kepada pak gubernur bagaimana membawa investor untuk membangun perikanan dan pertanian,” ujar Philemon.
Bangun Perkebunan hingga Pelabuhan Perikanan
Ia menjelaskan, dalam dua hingga tiga tahun terakhir dirinya aktif menjalin komunikasi dengan sejumlah investor luar negeri.
Tujuannya untuk membuka investasi pembangunan perkebunan, pabrik pengolahan hasil pertanian, hingga pelabuhan perikanan di Papua.
Menurutnya, pembangunan sektor tersebut penting untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat, khususnya nelayan dan petani.
Selanjutnya, Philemon menilai pengembangan ekonomi berbasis sumber daya lokal dapat membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Ia mencontohkan kondisi para mama Papua yang setiap hari berjualan di pasar dengan perjuangan besar hanya untuk memenuhi kebutuhan hidup.
“Kita lihat mama-mama berjuang keras hanya untuk makan layak. Potensi Papua sangat besar, jadi harus ada peningkatan untuk kesejahteraan masyarakat,” katanya.
Jajaki Investor China
Philemon mengungkapkan sudah menjajaki investor China dan bergabung dalam konsorsium perusahaan yang bergerak di berbagai sektor usaha.
Namun demikian, untuk tahap awal fokus investasi pengembangan perikanan dan pertanian di Papua.
“Investor yang sedang saya bangun jaringan berasal dari China,” ungkapnya.
Sementara itu, Terkait lokasi pengembangan, Philemon mengaku mendapat arahan agar sektor perikanan tahap awal di Kota Jayapura.
Meski demikian, ia berharap akan memperluas pengembangan termasuk pelabuhan perikanan di Pulau Yapen.
Selain itu, untuk sektor pertanian, wilayah Kota Jayapura memiliki potensi lahan yang cukup luas dan memenuhi syarat pengembangan skala besar.
Lebih lanjut, ia memastikan akan terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah agar rencana tersebut dapat berjalan dengan baik.
“Saya tidak menargetkan tahun ini harus berjalan. Semua tergantung hasil negosiasi dengan perusahaan, tetapi saya akan terus berkonsultasi dengan pemerintah daerah,” katanya. (ARS)

Tinggalkan Balasan