Foto: Kasat Resnarkoba Polresta Manado Kompol Hilman Muthalib menghadiri Forum Konsultasi Publik  BPOM Manado perkuat sinergi.(Ist)

MANADO, Klikjo.id –BPOM Manado menggelar Forum Konsultasi Publik dalam rangka pengawasan obat dan makanan guna melindungi masyarakat dari produk berbahaya, Selasa (10/3/2026).

Hadir, Kepala BPOM Manado Hermanto, perwakilan Ombudsman Republik Indonesia Nancy Tindige, serta unsur Komisi Informasi Provinsi Sulawesi Utara.

Hadir pula perwakilan Dinkes Provinsi Sulut, Dirjen Bea dan Cukai, Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia, organisasi masyarakat, serta unsur keagamaan.

Kegiatan yang berlangsung di kantor BPOM Manado, mendapat respon positif Satuan Reserse Narkoba Polresta Manado.

Menurut Kasat Resnarkoba Kompol Hilman Muthalib, Polresta Manado tentu mendukung program dan sinergitas lintas instansi.

“Polresta Manado akan memberikan edukasi keamanan obat dan makanan kepada masyarakat,” kata Hilman.

Menurutnya lagi, kolaborasi antar lembaga sangat penting untuk meningkatkan kesadaran masyarakat sekaligus mencegah peredaran produk yang tidak memenuhi standar.

Selain itu, kerja sama kepolisian dan BPOM, menjadi pondasi penting dalam mencegah penyalahgunaan obat-obatan serta peredaran zat berbahaya.

BPOM juga, memperkuat pembangunan Zona Integritas sekaligus menjalankan program LENTERA EMAS (Layanan Edukasi Peningkatan Literasi Terpercaya Masyarakat).

Selain itu, rogram ini bertujuan meningkatkan literasi masyarakat dalam hal keamanan, mutu, dan manfaat produk obat serta makanan yang beredar.

Hilman berharap, sinergi lintas instansi mampu memperkuat pencegahan dan penindakan produk yang tidak memenuhi standar.

“Kolaborasi ini penting agar pengawasan berjalan lebih efektif dan masyarakat mendapat perlindungan maksimal,” ujarnya.

Seain itu,, komunikasi antara BPOM, pemerintah, aparat penegak hukum, dan masyarakat semakin solid.

Dengan begitu, pengawasan terhadap obat dan makanan di Manado dan sekitarnya dapat berjalan lebih optimal. (PRI)