Foto: Wakil Bupati Jayapura, Haris Richard Yocku SH, .saat saat menutup Musrenbang di Hotel Grand Cartenz Sentani, Kamis (16/04/2026).

SENTANI, Klikjo.id  –Wakil Bupati Jayapura, Haris Richard Yocku menutup Musyawarah Rencanaan Pembangunan (Musrenbang) Kabupaten Jayapura  2026.

Selain itu, Wabup Haris, memimpin pembahasan Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja (RAP) Otsus, di Hotel Grand Cartenz Sentani, Kamis (16/4/2026).

Hadir, pimpinan OPD, DPRK, kepala distrik, kepala kampung, tokoh adat, tokoh agama, serta perwakilan masyarakat.

Asal tahu saja, dari total 1.185 usulan yang masuk dalam Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD), hanya  memprioritaskan 299 usulan. Sementara itu, dari 1.154 usulan RAP Otsus, hanya memprioritaskan 147 usulan .

Foto : Wabup Haris Youcku

Menurut Wabup, semua aspirasi etap menjadi perhatian pemerintah daerah. Meski begitu, akan melakukan realisasi secara bertahap sesuai kemampuan anggaran.

“Semua usulan berasal dari kampung dan distrik, kemudian mengusulkan ke tingkat kabupaten. Proses ini berjalan baik dan transparan,” ujarnya kepada wartawan usai penutupan.

Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa keterbatasan bukan berarti pemerintah mengabaikan kebutuhan masyarakat. Sebaliknya, menyesuaikan agar program pembangunan tetap realistis dan berkelanjutan.

“Semua usulan itu penting. Akan tetapi, pelaksanaannya harus menyesuaikan dengan kondisi keuangan daerah dan skala prioritas,” jelasnya.

Minta Media Ikut Berperan

Selain itu, pemerintah daerah juga meminta peran media untuk membantu memberikan pemahaman kepada masyarakat. Artinya, tidak menolak usulan yang belum masuk prioritas, melainkan masuk pada tahap berikutnya.

Ke depan, Pemerintah Kabupaten Jayapura akan fokus kebijakan pada penguatan ekonomi masyarakat. Dan  sektor pertanian, perkebunan, peternakan, jasa, serta pariwisata akan menjadi prioritas utama.

Di sisi lain, mempertahankan sektor pendidikan dan kesehatan  sebagai program strategis. Bahkan, penyelesaian infrastruktur yang belum rampung dan persoalan pertanahan juga  secara bertahap.

“Ketahanan pangan menjadi fondasi. Jika sektor ini kuat, maka sektor lain ikut tumbuh,” tegasnya.

Sementara itu, pemerintah juga mulai membatasi proyek baru. Sebagai gantinya, fokus  pada penyelesaian program berjalan serta pemeliharaan hasil pembangunan yang sudah ada.

Di akhir kegiatan, Pemkab Jayapura menyampaikan apresiasi kepada semua pihak. Dukungan lintas sektor  menjadi kunci keberhasilan perencanaan pembangunan daerah.

“Terima kasih kepada semua stakeholder yang terus mengawal pembangunan di Kabupaten Jayapura,” tutup Wakil Bupati. (ARS)