Foto: Asisten II, Abdul Rahman Basri S.Sos, M.KP, mewakili Bupati Jayapura membuka pelatihan Peningkatan Pemahaman dan Pengetahuan UMKM.(Ist)
SENTANI, Klikjo.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jayapura menggelar pelatihan kuliner pembuatan aneka kue bahan lokal, melalui Dinas Koperasi dan UKM.
Kegiatan berlangsung di Hotel Yuda Sentani, pada 7 sampai dengan 9 Juli 2026. Dalam rangka memperkuat sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).
Sementara itu, sebanyak 26 pelaku usaha mikro dari Wilayah Pembangunan I, II, III, dan IV antusias mengikuti pelatihan.
Asisten II Bidang Perekonomian, Abdul Rahman Basri S.Sos, M.KP, mewakili Bupati Jayapura, Dr Yunus Wonda SH, MH mebuka kegiatan pada Selasa (7/7/2026).
Menurut Basri, pelatihan ini merupakan komitmen pemerintah untuk meningkatkan kapasitas pelaku UMKM, khususnya di sektor kuliner berbasis bahan baku lokal.
Dia menjelaskan, peserta tidak hanya menerima materi teori. Sebaliknya, mengikuti praktik mengolah komoditas unggulan. Seperti sagu dan bahan lokal lainnya, menjadi aneka kue tradisional, dan produk kuliner bernilai ekonomi tinggi.
“Kami berharap pelaku UMKM semakin memiliki pengetahuan, keterampilan, dan kemampuan berinovasi. Sehingga, mampu menghasilkan produk berkualitas yang sesuai dengan kebutuhan pasar,” ujarnya.
Perlu Sinergitas Pemkab dan Pelaku Usaha
Selain itu, ia menekankan bahwa pengembangan UMKM tidak bisa hanya pemerintah sendiri. Karena itu, harus ada sinergi antara Dinas Koperasi dan UKM, organisasi perangkat daerah, pendamping, serta pelatih.
Harapan kedepannya, UMKM akan semakin kuat sebagai penggerak ekonomi masyarakat. Di sisi lain, produk lokal Kabupaten Jayapura juga mampu bersaing di pasar yang lebih luas.
Lebih lanjut, Pemkab berkomitmen melakukan pembinaan secara berkelanjutan melalui pendampingan, pengawasan, dan evaluas. Sehingga, program pemberdayaan benar-benar memberikan dampak bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Sementara itu, Ketua Panitia, Rosalina Monim SH, mengatakan pelatihan ini merupakan bagian dari Program Pemberdayaan Usaha Mikro. Oleh Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Jayapura.dengan sumber pembiayaan Dana Otonomi Khusus (Otsus) Tahun Anggaran 2026.
Ia menjelaskan, tujuan utama adalah meningkatkan pengetahuan, keterampilan, dan kapasitas pelaku usaha mikro di bidang kuliner.
Lebih khusus pembuatan aneka kue dan roti berbahan lokal agar mampu menghasilkan produk yang lebih inovatif, berkualitas, dan berdaya saing.
Selain itu, peserta juga menerima fasilitas uang transportasi sesuai ketentuan, konsumsi, serta bantuan peralatan usaha bagi 20 kelompok usaha.
Rosalina berharap seluruh peserta dapat memanfaatkan pelatihan secara maksimal sehingga dapat mengembangkan usaha masing-masing.
“Dengan demikian, UMKM di Kabupaten Jayapura semakin berkembang, mampu menciptakan produk unggulan berbahan lokal. Serta berkontribusi untuk pertumbuhan ekonomi dan peningkatan kesejahteraan masyarakat,” pungkasnya.(ARS)

Tinggalkan Balasan