foto: Bupati Jayapura Dr Yunus Wonda SH, MH, saat menghadiri peringatan HAN 2026 di Kantor Bupati Jayapura.(ARS)

SENTANI, Klikjo.id –Hari Anak Nasional 2026, pada Kamis (23/7/2026). Sebagai momentum untuk meningkatkan kualitas pendidikan sekaligus memperkuat perlindungan anak dari ancaman penyalahgunaan narkoba.

Komitmen ini disampaikan Bupati Jayapura Dr Yunus Wonda, saat menghadiri peringatan HAN 2026 di Lantai II Kantor Bupati Jayapura.

Penyelenggara kegiatan oleh TP-PKK, bersama Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A),  Dinas Pendidikan, serta World Vision Indonesia (WVI).

Tema “Sayangi Anak, Lindungi dan Bangun Masa Depan”, Mengawali kegiatan dengan teleconference “Anak Menyapa Bapak Gubernur dan Bunda PAUD Provinsi Papua”.

Selanjutnya, pentas seni dari Generasi Emas Papua dan Forum Anak Kabupaten Jayapura.

Bupati Yunus Wonda mengaku tersentuh  mendengarkan puisi oleh seorang pelajar SMP. Menurutnya, pesannya sebagai pengingat bagi pemerintah untuk menghadirkan sekolah yang aman, nyaman, dan memiliki fasilitas yang memadai.

“Puisi  anak-anak menggugah hati kami. Mereka ingin belajar di sekolah yang aman, nyaman, dan memiliki fasilitas yang layak. Ini menjadi tanggung jawab pemerintah,” ujar Yunus Wonda.

Prioritas Rehab Gedung Sekolah

Karena itu, Pemkab Jayapura akan memprioritaskan rehabilitasi sekolah pada 2027. Program ini mencakup PAUD, TK, SD, SMP hingga SMA beserta penyediaan sarana pendukung.

“Saya sudah meminta agar tahun depan fokus pembangunan pada rehabilitasi sekolah dan melengkapi fasilitasnya. Anak-anak harus belajar di lingkungan yang aman dan nyaman,” tegasnya.

Selain meningkatkan kualitas pendidikan, Yunus Wonda juga mengajak seluruh masyarakat memerangi penyalahgunaan narkoba di kalangan pelajar. Menurutnya, ancaman narkoba harus  melalui kerja sama antara sekolah, orang tua, aparat penegak hukum, dan masyarakat.

“Guru memiliki peran di sekolah. Namun, ketika anak berada di rumah, orang tua harus aktif mengawasi dan membimbing mereka agar tidak terjerumus narkoba,” katanya.

Ia menegaskan, narkoba dapat menghancurkan masa depan anak sejak pertama kali mencoba. Oleh sebab itu, pencegahan harus  secara bersama-sama.

Bupati juga meminta aparat penegak hukum meningkatkan pengawasan peredaran narkoba. Selain itu, seluruh elemen masyarakat memperkuat edukasi dan pencegahan di lingkungan sekolah, keluarga, maupun masyarakat.

“Ini tanggung jawab kita bersama. Mari kita pastikan anak-anak Kabupaten Jayapura tumbuh sehat, cerdas, aman, dan siap menjadi generasi penerus yang berprestasi,” pungkasnya.(ARS)