FOTO : Ketua BPD KKSS Kabupaten Jayapura H. Wagus Hidayat, S.E., S.H., mendatangi lokasi kebakaran.

SENTANI, klikjo.id–Sedikitnya  Lima (5) unit ruko dan Tiga (3) rumah di samping Kantor Distrik Sentani, tepatnya depan jalan keluar Pasar Baru, Distrik Sentani, Kabupaten Jayapura, hangus terbakar.

Musibah kebakaran Ini terjadi  Senin (2/5/2022)  lalu, sekitar pukul 14.30 WIT. Belum diketahui penyebab musibah kebakaran tersebut, tidak ada korban jiwa dalam musibah ini, namun kerugian ditaksir mencapai puluhan miliar rupiah. 

Informasi yang dirangkum menyebutkan diduga api berasal dari ruko, dan dengan cepat merambat dan menghanguskan dua petak ruko digunakan sebagai Kantor Bank BNI Cabang Sentani,  empat ruko Bengkel Mentari, satu ruko Rumah Makan Padang, satu ruko depot Isi Ulang Ninja Papua, satu unit ruko kosong dan tiga rumah milik warga.

Warga sekitar sempat berupaya memadamkan api dan  menyelamatkan barang-barang berharga, namun api dengan cepat membesar dan menghanguskan  Lima unit ruko dan Tiga rumah warga. 

Satu unit mobil Water Canon milik Satuan Samapta Polres Jayapura dikerahkan untuk membantu memadamkan api.Sementara mobil pemadam kebakaran (Damkar) terlambat datang ke tempat kejadian perkara (TKP), apalagi fasilitas dinilai  kurang memadai.

Sementara itu Ketua BPD KKSS Kabupaten Jayapura H. Wagus Hidayat, S.E., S.H. berinisiatif mengunjungi korban  musibah kebakaran pada Senin (9/5/2022). Hidayat menyoroti kinerja Pemadam Kebakaran yang terkesan lambat melakukan penanganan.

“Rasa empati dan simpati saya kepada korban dan salah satu sahabat saya, Oak Sansan ini merupakan kawan atau sahabat lama saya. Sehingga saya baru menyempatkan diri berkunjung dan memberikan kekuatan moril,” ujarnya.

Wagus yang juga mantan Ketua Fraksi Bhinneka Tunggal Ika (BTI) DPRD Kabupaten Jayapura Mengungkapkan rasa kecewa terhadap kinerja  petugas Damkar yang tidak tanggap dan cepat menangani kebakaran ruko-ruko di samping Kantor Distrik Sentani.

“Kami akan membantu mungkin untuk pembangunan, atau yang lainnya itu juga saya sudah sampaikan kepada korban kebakaran,” imbuhnya. 

Ditambahkannya, musibah ini harus menjadi pelajaran dan juga cambuk keras bagi Pemerintah Daerah, khususnya dinas terkait, harus menyiapkan sarana dan prasarana serta infrastruktur peralatan. 

“Menurut informasi, setiap terjadi musibah kebakaran seperti di Kantor Dispenda Kabupaten Jayapura itu justru yang bergerak cepat dari petugas Damkar Bandara Sentani dan Kepolisian,” ujarnya lagi 

Kapolres Jayapura AKBP Fredrickus W. A. Maclarimboen, S.IK., M.H., membenarkan kebakaran tersebut, “kebakaran terjadi pukul 14.30 WIT, diduga dari sebuah ruko yang dijadikan bengkel Mentari milik Edi Mulyanto,” ujarnya.(Arifin)