
Foto: Bupati Minsel Frangky D Wongkar saat meninjau pekerjaan proyek di lokasi bencana alam kawasan pantai Kelurahan Bitung Kecamatan Amurang.(Ist)
MINSEL, Klikjo,id –Proyek pekerjaan pengamanan Pantai Amurang untuk penanganan bencana alam 2022 silam, terus berlanjut hingga 2024 ini. Kepastian ini memyusul Balai Wilayah Sungai Sulawesi I Kementerian PUPR, hersama pihak PT. Karya Murni Anugerah memulai pekerjaa dengan nilai kontrak berbandrol Rp27.991.000.000,-
Kepala Dinas PUTR Kabupaten Minsel, Roy Durant mengatakan, pekerjaan ini merupakan lanjutan penanganan darurat pengamanan Pantai Amurang akibat bencana alam, yang tujuannya selain untuk pengamanan pantai juga memperbaiki lingkungan yang telah mengalami kerusakan akibat bencana alam dan mencegah terjadinya kerusakan lingkungan ke depan, sehingga dalam pelaksanaan pekerjaan pengamanan pantai ini tidak dibutuhkan Amdal.
Selain itu pekerjaan proyek lanjutan ini, tidak ada pembuatan tambatan perahu karena tidak diprogramkan dalam kontrak pekerjaan ini. Namun pihak pelaksana pekerjaan tetap memperhatikan kondisi lingkungan dan Pemkab Minsel, melalui Perangkat Daerah terkait akan terus memantau persoalan lingkungan hidup dan terkait aspirasi masyarakat sekitar, akan kebutuhan tambatan perahu, akan disampaikan kepada instansi terkait.
Bupati Minahasa Selatan, melalui Kepala Dinas PUTR menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Pusat dan Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara, serta mengharapkan dukungan dan bantuan dari semua pihak agar kiranya proyek pekerjaan Pengamanan Pantai Amurang ini boleh berjalan dengan baik.
Upaya Pemkab Minsel semata-mata untuk kepentingan masyarakat khususnya di sekitar lokasi bencana Pantai Amurang, sehingga dapat beraktivitas dengan aman dan tenang. selain itu proyek pekerjaan ini merupakan jawaban atas upaya yang dilakukan Bupati Minsel yang telah menyampaikan permohonan kepada Pemerintah Pusat melalui Kementerian PUPR, Direktorat Sumberdaya air, untuk percepatan permanen di lokasi bencana Pangai Amurang.(**)

Tinggalkan Balasan