Di sisi lain, Ketua Yayasan Pembawa Terang Kehidupan, Maria Demetouw, tampak menahan air mata. Ia mengaku terharu atas perhatian yang diberikan.
“Kami bersyukur karena Tuhan selalu baik. Kehadiran Bapak Gubernur dan Ibu hari ini memberi kekuatan baru untuk kami semua. Anak-anak sudah bisa tersenyum lagi,” ujarnya lirih.
Pasca kebakaran, semangat anak-anak perlahan pulih. Dukungan dari berbagai pihak, terutama dari Gubernur Papua dan Ibu TP PKK, menjadi cahaya baru yang menuntun mereka menatap masa depan dengan lebih optimis.
Hari itu, bukan hanya tumpukan puing panti asuhan yang sedang disembuhkan, tetapi juga hati-hati kecil yang sempat terluka. Dari balik tawa dan lagu, terselip harapan: bahwa kasih dan kepedulian bisa menghangatkan kembali kehidupan yang sempat padam.(ARS)

Tinggalkan Balasan