Wabup Haris Desak OPD Ciptakan Lapangan Kerja
Foto: Wabup Jayapura, Haris RS Yocku, saat mengikuti rapat laporan dokumen RAT 2026 dan laporan pelaksanaan penanggulangan kemiskinan daerah.(Ist)
SENTANI, Klikjo.id – Angka kemiskinan Kabupaten Jayapura pada 2026 naik menjadi 13 persen. Padahal pada taun sebelumnya hnya 8 persen.
Wakil Bupati Jayapura, Haris Richard S. Yocku, mengingatkan kepada seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) untuk bergerak cepat dan inovatif.
“Namun demikian, ini menjadi perhatian bersama agar tidak meningkat, lagi” ujarnya, usai rapat bersama Kemendagri di Sentani, Rabu (22/4/2026).
Asal tahu saja, ada 22 OPD yang akan menangani program penanggulangan kemiskinan. Selain itu, Kemendagri turut memberikan arahan strategis untuk memperkuat langkah daerah.
Sebelumnya, tren kemiskinan sempat menurun. Angka kemiskinan berhasil ditekan dari 11 persen menjadi 10 persen, lalu turun ke 8 persen.
“Artinya, sjangan menganggap ituasi ini bisa. Bahkan, harus merespon kenaikan ini dengan langkah konkret,” tegasnya.
Lebih lanjut, Haris menilai peningkatan sebesar 5 persen menjadi sinyal kuat perlunya evaluasi program. Oleh sebab itu, meminta OPD fokus pada program yang berdampak langsung bagi masyarakat.
Ia menekankan penciptaan lapangan kerja sebagai solusi utama. Selain itu, peluang usaha baru akan mampu menggerakkan ekonomi masyarakat.
“Saya berharap OPD mampu menghadirkan peluang kerja. Dengan begitu, masyarakat bisa bangkit dan menekan angka kemiskinan,” jelasnya.
Di sisi lain, pemerintah juga memperkuat perlindungan sosial. Bahkan mendorong program pendidikan dan kesehatan gratis untuk membantu warga kurang mampu.
“Kami berkomitmen menjadi orang tua bagi masyarakat yang membutuhkan, khususnya dalam akses pendidikan dan kesehatan,” tambahnya.
Karena itu, kolaborasi lintas sektor menjadi kunci. Pemerintah, OPD, dan masyarakat harus bergerak bersama untuk menekan kemiskinan ekstrem.
“Ke depan, kita harus bersinergi. Targetnya, menekan angka kemiskinan, sehingga pada 2026 akan semakin membaik menuju 2027,” pungkasnya.(ARS)

Tinggalkan Balasan