Jusuf Kalla Tegaskan Prinsip Kemanusiaan
Foto: Wali Kota Manado Andrei Angouw bersama Ketua PMI Ny. Irene Angouw-Pinontoan, menghadiri pelantikan DK dan Pengurus PMI Sulut.(Ist)
MANADO, Klikjo.id —Wali Kota Manado Andrei Angouw bersama Ketua Tim Penggerak PKK yang juga Ketua PMI Kota Manado, Ny. Irene Angouw-Pinontoan, menghadiri Pelantikan Dewan Kehormatan (DK) dan Pengurus Palang Merah Indonesia (PMI) Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) Periode 2026-2031.
Pelantikan langsung oleh Ketua Umum PMI Jusuf Kalla, juga Wakil Presiden Republik Indonesia ke-10 dan ke-12. Berlangsung di Wisma Negara Bumi Beringin, Manado, pada Senin (15/6/2026).
Hadir Gubernur Sulut Yulius Selvanus dan Wagub DR Victor Mailangkay, Forkopimda, kepala daerah se-Sulut, pengurus PMI, serta sejumlah undangan.
Hadir pula, Ketua TP-PKK Sulut Ny. Anik Yulius Selvanus, Wakil Ketua TP-PKK Sulut Dr. Merry Kalalo, jajaran pejabat Pemprov Sulut. Juga, Bupati dan wali kota se-Sulut, serta pengurus PMI provinsi dan kabupaten/kota.

Jusuf Kalla menegaskan bahwa PMI merupakan organisasi kemanusiaan yang bekerja berdasarkan prinsip netralitas.
Menurutnya, PMI tidak membedakan suku, agama, ras maupun pilihan politik dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.
“Nilai-nilai kemanusiaan harus menjadi landasan utama dalam setiap pelayanan,” tegas Jusuf Kalla.
Sementara itu, Gubernur Sulut Yulius Selvanus mengapresiasi kehadiran Ketua Umum PMI di Bumi Nyiur Melambai.

Ia menegaskan komitmen Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulut mendukung berbagai program PMI.
Dalam hal ini, mencakup penanggulangan bencana, pelayanan kesehatan, pembinaan relawan, hingga pemenuhan kebutuhan donor darah yang menjadi layanan vital bagi masyarakat.
Pelantikan Dewan Kehormatan (DK) dan Pengurus PMI Sulut Periode 2026-2031 akan semakin memperkuat peran PMI sebagai pelayanan kemanusiaan.
Selain itu, momentum ini juga meningkatkan sinergi antara PMI, pemerintah daerah, dan berbagai pemangku kepentingan dalam memberikan pelayanan bagi masyarakat Sulut. (**)

Tinggalkan Balasan