Sebanyak 97 Siswa Jalani Cek Kesehatan Gratis
Foto: Tim medis Puskesmas Waibhu memeriksa kesehatan siswa SD Nahdlatul Ulama (NU) Doyo Baru, Rabu (29/7/2026).(Ist)
SENTANI, Klikjo.id – Satu Siswa Sekolah Dasar (SD) Nadathul Ulama (NU) Doyo Baru, positif malaria. Sedangkan 17 siswa lainnya didiagnosa alami gangguan kelenjar getah bening (KGB).
Ini merupakan hasil pemeriksaan tim medis Puskesmas Waibhu saat menggelar Cek Kesehatan Gratis (CKG) pada 97 siswa pada Rabu (29/7/2026).
Kepala Puskesmas Waibhu, Fransina Dike, mengatakan kegiatan ini merupakan agenda nasional Kementerian Kesehatan. Tujuannya, mendeteksi dini berbagai masalah kesehatan pada anak usia sekolah.
Selain pemeriksaan kesehatan, siswa juga mendapat edukasi tentang Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS). Juga, pentingnya makan bergizi, rutin berolahraga, serta kebiasaan mencuci tangan sebelum makan.
“Pemeriksaan berlangsung mulai pukul 08.00 hingga 11.00 WIT. Tim medis memeriksa siswa kelas I hingga kelas IV secara menyeluruh,” ujarnya.
Dike menambahkan, sebanyak 97 siswa, menjalani pemeriksaan, pengukuran tinggi dan berat badan, lingkar perut serta fisik secara umum.
Selain itu tim medis juga memeriksa KGB, malaria, gula darah, kusta, gigi dan mulut, mata, telinga, Hepatitis B dan C.
Sementara itu, hasil lainnya sebagian besar siswa mengalami karies atau gigi berlubang yang memerlukan penanganan lanjutan.
Menurut Fransina, kegiatan CKG menjadi agenda rutin tahunan Puskesmas Waibhu di seluruh wilayah kerjanya.
Karena itu, hasil pemeriksaan akan menjadi dasar untuk memberikan tindak lanjut tbagi siswa yang membutuhkan pelayanan kesehatan lebih lanjut.
“Dengan deteksi dini, penanganan akan lebih cepat sehingga dapat menjaga kesehatan dan tumbuh kembang anak ,” ujarnya.
Selanjutnya, Puskesmas Waibhu mengimbau orang tua segera membawa anak yang memerlukan pemeriksaan lanjutan ke puskesmas.
Pihak sekolah juga harus menyampaikan hasil pemeriksaan kepada orang tua untuk segera melakukanr penanganan bersama.
Menurutnya lagi, , kesehatan anak merupakan investasi bagi masa depan bangsa. Oleh sebab itu, hrus memperkuat sinergi antara tenaga kesehatan, sekolah, dan orang tua,
Sehingga, anak-anak bisa tumbuh sehat, cerdas, dan siap meraih cita-cita.
Sebagai informasi, Program Cek Kesehatan Gratis (CKG) Kementerian Kesehatan mencakup 13 jenis pemeriksaan dasar. Mulai dari status gizi, kesehatan indera, gigi dan mulut, hingga pemeriksaan dasar lainnya.
Tujuan utamannya, mendeteksi penyakit sejak dini sehingga tidak mengganggu proses belajar maupun tumbuh kembang anak.(ARS)

Tinggalkan Balasan