Foto: Bupati Jayapura Yunus Wonda memimpin upacara HUT ke-81  di kawasan Khalkote, Kampung Harapan, Sentani Timur, Senin (17/8/2026).(Ist)

SENTANI, Klikjo.id  -Perdana atau kali pertama, Pemkab Jayapura menggelar upacara HUT ke-81 Kemerdekaan RI di Khalkote, Kampung Harapan, Sentani Timur.

Berlangsung Senin, (17/8/2026), dan menghadirkan masyarakat dari berbagai wilayah Kabupaten Jayapura dengan suasana khidmat dan tertib.

Bupati Jayapura Yunus Wonda bertindak sebagai inspektur upacara, sementara pembawa baki dipercayakan kepada Meychel Verolin Mehue, pelajar SMA YPPK Asisi Sentani.

Selain memperingati kemerdekaan, Pemkab Jayapura memanfaatkan momentum untuk meninjau kesiapan kawasan Khalkote sebagai lokasi Festival Danau Sentani ke-XV mendatang.

Yunus Wonda mengatakan pemilihan Khalkote bukan tanpa alasan karena kawasan menjadi pusat pelaksanaan Festival Danau Sentani ke-XV tahun ini.

Menurut Yunus, pemerintah juga dapat melihat langsung  untuk membenahi kekurangan sebelum festival berlangsung sehingga persiapannya semakin matang dan optimal.

“Ini tahun pertama sekali Pemkab Jayapura melaksanakan peringatan HUT RI di luar kantor pemerintahan,” kata Yunus kepada wartawan usai upacara.

Karena itu, Yunus mengajak masyarakat mengisi kemerdekaan melalui pembangunan, kerja nyata, serta pengembangan potensi daerah dan sumber daya manusia unggul.

Ia menekankan perjuangan masa kini tidak lagi melalui fisik, tetapi melalui pembangunan dan persiapan generasi masa depan yang berkualitas bagi daerah.

Selanjutnya, ia mengajak masyarakat bersama pemerintah membangun Kabupaten Jayapura mulai dari tingkat kabupaten, distrik hingga kampung secara berkelanjutan dan merata.

Ondoafi Nehibe Hadiri Upacara HUT RI

Hadir, Ondoafi Kampung Adat Nehibe Gustaf Rudolof Toto bersama masyarakat Kampung Adat Nehibe, Distrik Ravenirara, Kabupaten Jayapura.

Kehadiran Gustaf menjadi momen istimewa karena bertepatan dengan ulang tahunnya ke-76, sekaligus memperkuat dukungan masyarakat adat terhadap pemerintah daerah.

Gustaf mengatakan rombongannya hadir sebagai bentuk dukungan terhadap pemerintah daerah sekaligus rasa syukur memperingati kemerdekaan bersama masyarakat Kabupaten Jayapura.

Mereka bahkan menempuh perjalanan melalui gelombang laut untuk menghadiri upacara, bersama perempuan adat, PKK, Bamuskam dan aparat kampung setempat.

Menurut Gustaf, masyarakat Ravenirara berharap pemerintah memperhatikan kebutuhan dasar, terutama akses jalan menuju wilayah terpencil di belakang Pegunungan Cycloop.

Akses tersebut penting untuk memudahkan masyarakat memperoleh layanan pemerintahan, pendidikan, kesehatan, sekaligus mendukung aktivitas ekonomi dan mobilitas warga sehari-hari.

Karena itu, Gustaf meminta Pemerintah Provinsi Papua dan Pemkab Jayapura membuka akses jalan menuju Distrik Ravenirara demi pelayanan publik yang lebih mudah.

“Kami berharap akses jalan di Distrik Ravenirara dapat dibuka karena sangat kami butuhkan untuk akses ke pemerintah,” ujarnya.

Minta Perhatikan  Akses Jalan Ravenirara

Selain itu, Gustaf berharap pembangunan tidak hanya di wilayah perkotaan, tetapi juga menjangkau masyarakat yang tinggal di daerah terpencil secara adil.

Momentum HUT ke-81 Kemerdekaan RI, menurutnya, harus mengingatkan semua pihak bahwa manfaat kemerdekaan wajib dirasakan seluruh masyarakat.

Karena itu, masyarakat Kampung Adat Nehibe dan Distrik Ravenirara siap mendukung program pemerintah, sekaligus berharap kebutuhan dasar mereka mendapat perhatian serius.(ARS)