Foto: Ratusan pemuda adat DPW Presidium Pemuda Adat Tabi Kota Jayapura menggelar aksi damai di Lingkaran Abepura, Senin (3/8/2026).
JAYAPURA, Klikjo.id —Ratusan pemuda adat menggelar aksi damai di Lingkaran Abepura, Kota Jayapura, Senin (3/8/2026). Mereka mendesak pengusutan tuntas insiden Yahukimo serta perlindungan bagi warga sipil.
Aksi mulai pukul 09.00 WIT. Sementara itu, peserta berasal dari 10 kampung adat di lima distrik Kota Jayapura. Mereka membawa spanduk bertuliskan tuntutan penegakan keadilan dan penghentian kekerasan di Papua.
Ketua DPW Presidium Pemuda Adat Tabi Kota Jayapura, Frank Reynould Tjoe, mengatakan aksi merupakan bentuk keprihatinan atas berbagai peristiwa kekerasan yang di Papua, termasuk insiden Yahukimo.
“Kami tidak ingin lagi ada pertumpahan darah di Tanah Papua. Semua pihak harus bersama menjaga kedamaian dan melindungi masyarakat sipil,” tegas Frank.
Selain itu, peserta menyampaikan enam poin pernyataan sikap. Mereka meminta penghentian kekerasan, peningkatan kesejahteraan masyarakat Papua, pengusutan kasus oleh Komnas HAM dan lembaga independen, serta keterlibatan tokoh agama menjaga keselamatan warga.
Selanjutnya, massa juga meminta proyek strategis nasional harus melalui dialog dengan masyarakat adat sebagai pemilik hak ulayat. Dengan demikian, masyarakat lebih mudah menerima proses pemabangunan.
Di sisi lain pendemo juga menyerahkan naskah pernyataan sikap kepada Kepala Perwakilan Komnas HAM RI Tanah Papua, Frits Ramandey. Aksi ini berlangsung damai dan mendapat pengawalan aparat keamanan hingga selesai.(ARS)

Tinggalkan Balasan