Foto: Sebanyak 15 kandidat lolos seleksi calon Presidium MW KAHMI Sulut periode 2026–2031 dan akan mengikuti tahapan pemilihan.(Ist)
MANADO, Klikjo.id – Kinerja Panitia Seleksi (Pansel) calon Presidium Majelis Wilayah Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (MW KAHMI) Sulawesi Utara (Sulut) menuai pujian.
Sebanyak 15 kandidat lolos seleksi administrasi dan wawancara untuk memperebutkan tujuh kursi presidium periode 2026–2031.
Proses penjaringan kali ini dinilai lebih ketat dibandingkan pemilihan sebelumnya.
Selain memeriksa kelengkapan administrasi, Pansel juga menguji kredibilitas, integritas, dan kapasitas setiap kandidat melalui wawancara.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, sejumlah kandidat tidak berhasil melanjutkan proses seleksi.
Seorang sumber menyebutkan, ada kandidat yang tidak lolos karena tidak menghadiri wawancara, sementara lainnya dinilai belum memenuhi pertimbangan panitia.
“Memang ada yang tidak lolos karena berhalangan hadir saat sesi wawancara. Namun, ada juga kandidat yang tidak lolos berdasarkan sejumlah pertimbangan panitia seleksi,” ungkap sumber yang meminta identitasnya tidak dipublikasikan.
Ketatnya penjaringan tersebut dinilai sebagai langkah positif untuk menjaga marwah organisasi.
Karena itu, sejumlah kalangan berharap Muswil KAHMI Sulut berlangsung secara independen, berintegritas, dan bebas dari praktik politik uang (money politics).
“Kami berharap Muswil KAHMI Sulut berlangsung dengan zero tolerance terhadap praktik politik uang atau money politics,” tegas salah satu pentolan HMI Manado kepada wartawan.
Apresiasi terhadap Pansel juga berkaitan dengan komposisi anggotanya yang dinilai memiliki rekam jejak dan kapasitas di bidang masing-masing.
Tim seleksi terdiri dari Anwar Sandiah, mantan Pimpinan Wilayah Muhammadiyah periode 2000–2005; Hamzah Latief, mantan Wakil Ketua MUI Sulut; serta Suhendro Boroma, Direktur Utama Jawa Pos Jaringan Media Nusantara.
Selain itu, terdapat Suardi Hamzah, mantan Komisioner KPU Manado; Dr. Abdurrahman Konoras, S.H., M.H., Doktor Hukum Unsrat; dan Arrijani, Guru Besar Fakultas MIPA Unsrat.
Berikut 15 kandidat yang lolos seleksi calon Presidium MW KAHMI Sulut periode 2026–2031:
1. Iskandar Kamaru, S.Pt., M.Si.
2. Madzhabullah Ali, S.H.
3. Mohamad Fikry Darise, S.H., M.Kn.
4. Jifly Z. Adam, S.H., M.H.
5. Drs. Hairil Paputungan.
6. Prof. Dr. Suprijatin Sarib, M.Si.
7. Dr. Drs. Hi. Kalo Tahirun, M.H.
8. Dr. Hj. Nur Fitry Latief, S.E., MSA., Ak., CA., CGRM., QPIA., SAS.
9. Dr. Feiby Ismail, S.Pd.I., M.Pd.
10. Haryanto.
11. Rahmat Adam, S.H., M.H.
12. Syarif Darea.
13. M. Firman Mustika, S.H., M.H.
14. Drs. Hi. Kasim Mololonto, S.H.
15. Mursidin Mokobombang, S.Pd., M.Pd.
Sesuai jadwal, pembukaan Musyawarah Wilayah (Muswil) MW KAHMI Sulut akan berlangsung pada Jumat (30/10/2026) malam di Ruang Mapalus, Kantor Gubernur Sulawesi Utara, Jalan 17 Agustus, Manado.
Selanjutnya, tahapan pemilihan dijadwalkan berlangsung pada Sabtu (31/10/2026) di salah satu hotel di Manado. Sebanyak 15 kandidat akan bersaing untuk mengisi tujuh kursi Presidium MW KAHMI Sulut periode 2026–2031. (**)

Tinggalkan Balasan