Ditemukan Tim SAR sudah MD
Foto: Tim SAR Gabungan mengevakuasi korban hanyut di Sungai Baliem, Jayawijaya, Kamis (13/8/2026).
JAYAWIJAYA, Klikjo.id — Tim SAR Gabungan akhirnya menemukan Miles Osu (23), warga Bugi, Jayawijaya dalam kondisi meninggal setelah hanyut di Sungai Baliem.
Dugaan sementara, korban hanyut saat mandi bersama teman-temannya di Sungai Baliem, pada Rabu, (12/8/2026), sekitar pukul 13.30 WIT siang.
Menurut laporan, Miles tidak dapat berenang sehingga terbawa arus sungai. Setelah itu, keluarga dan masyarakat langsung melakukan pencarian bersama-sama.
Namun, upaya belum membuahkan hasil. Selanjutnya, mlapor ke Pos SAR Wamena pada Kamis, (13/8/2026), pukul 08.00 WIT.
Selanjutnya, Komandan Pos SAR Wamena Supartono segera berkoordinasi dengan keluarga, menyiapkan peralatan, lalu menuju lokasi kejadian.
Tim SAR Gabungan bergerak menggunakan Rescue Car dengan empat personel. Pencarian melibatkan Basarnas, Polsek Kurulu, keluarga korban, serta masyarakat setempat.
Setibanya di lokasi sekitar pukul 09.16 WIT, tim melakukan assessment dan penyisiran sejauh kurang lebih satu kilometer dari titik kejadian.
Setelah beberapa jam pencarian, tim akhirnya menemukan korban pada pukul 15.37 WIT, sekitar 50 meter dari lokasi awal hanyut.
Korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia. Selanjutnya, tim mengevakuasi korban dan menyerahkan ke pihak keluarga.
Kali ini, operasi menggunakan Rescue Car, perahu karet, mesin tempel 30 PK, peralatan SAR air, komunikasi, serta perlengkapan pendukung.
Setelah itu, Tim SAR Gabungan melaksanakan debriefing. Kemudian, tim mengusulkan penutupan operasi pencarian dan pertolongan.
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Jayapura Anton Sucipto menyampaikan apresiasi kepada seluruh unsur yang membantu selama operasi.
Selain itu, ia mengimbau masyarakat mengutamakan keselamatan saat beraktivitas di sungai, menggunakan perlengkapan sesuai, dan menghindari arus berbahaya.
“Kami meminta kepada masyarakat tidak memaksakan aktivitas di sungai ketika arus deras, apalagi cuaca dan lingkungan tidak mendukung,” ujarnya.(ARS)

Tinggalkan Balasan