TOMOHON, Klikjo.id- Kabar mengejutkan datang dari Kota Tomohon. Kawasan cagar alam Gunung Lokon dilaporkan mengalami kebakaran hebat pada Selasa (13/10/2026).
Peristiwa mencekam ini diketahui mulai terjadi sekitar pukul 09.00 WITA. Titik api awalnya muncul dari area perkebunan di bawah kaki gunung, namun dengan cepat meluas hingga merembet ke area puncak.
Yang bikin geleng-geleng kepala, muncul dugaan kuat mengenai penyebab di balik petaka ini. Berdasarkan informasi yang dihimpun, kebakaran ini diduga dipicu oleh ulah seorang Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ).
Ia dikabarkan membakar rumput di lahan perkebunan yang posisinya berbatasan langsung dengan kawasan cagar alam Gunung Lokon. Siapa sangka, tindakan tersebut berujung pada kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang begitu masif.
Kapolres Tomohon AKBP Novrial Alberti Kombo SIK MAP mengatakan pihaknya sudah mengamankan terduga yang melakukan pembakaran. “Berdasarkan keterangan warga, orang yang diduga membakar di area pertama titik api adalah seorang ODGJ. Saat diteriaki, dia hanya berlari sambil tertawa. Jadi kami tak bisa berbuat apa apa. Tapi yang bersangkutan sudah diamankan,” ujarnya.
Dari pantauan di lapangan, kobaran api menyebar sangat cepat lantaran membakar vegetasi yang sedang kering. Akibatnya, kepulan asap hitam yang super tebal tampak membumbung tinggi ke langit.
Kondisi ini pun mulai dikeluhkan karena berdampak langsung pada penurunan kualitas udara di wilayah pemukiman sekitar Gunung Lokon. Warga pun mulai dibuat khawatir dengan pekatnya asap tersebut.
Melihat situasi yang semakin mengkhawatirkan, Wali Kota Tomohon Caroll Senduk SH tak tinggal diam. Ia menaruh perhatian yang sangat serius terhadap bencana ini.
Bersama dengan Kapolres Tomohon, serta unsur TNI, orang nomor satu di Tomohon ini langsung turun ke lokasi pemantauan sekitar pukul 13.30 WITA untuk melihat langsung perkembangan situasi di lapangan.
Langkah cepat ini diambil sebagai bentuk koordinasi lintas sektor demi mencegah api semakin meluas. Kehadiran Pemerintah Kota Tomohon bersama TNI-Polri menjadi bukti nyata pentingnya sinergi antarlembaga dalam menghadapi situasi darurat seperti ini.
Di tengah situasi genting ini, Wali Kota memberikan imbauan tegas kepada seluruh masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan.
Ia meminta warga menghindari segala aktivitas yang memicu kebakaran lahan.
“Jika melihat ada titik api atau indikasi kebakaran, segera laporkan ke pihak berwenang,” tegasnya demi keselamatan bersama.
Hingga berita ini diturunkan, upaya pemadaman masih terus digenjot oleh tim gabungan yang terdiri dari personel Polres Tomohon, TNI, pemerintah kecamatan, kelurahan, serta dibantu oleh masyarakat setempat. Prioritas utama petugas saat ini adalah melokalisir api agar tidak sampai menjalar ke arah pemukiman warga.(REQ)

Tinggalkan Balasan