FOTO: Ketua PD TIDAR Sulut, Standius Bara Prima, bersama Ketua PC TIDAR Minahasa Selatan, Priscilia Cahaya Pantow, dan jajaran pengurus saat kegiatan Pelatihan Tunas 1 dan 2.(Ist)
AMURANG, Klikjo.id –Pengurus Cabang (PC) Tunas Indonesia Raya (TIDAR) Minahasa Selatan (Minsel) sukses menggelar pelatihan Tunas 1 dan 2.
Berlangsung di Hotel Sutanraja, Kelurahan Pondang, Amurang Timur pada Sabtu (30/10/2026), duikuti dengan antusias sekitar 400 generasi muda.
Pelatihan sekaligus proses kaderisasi organisasi ini mendapat apresiasi langsung dari Ketua Pengurus Daerah (PD) TIDAR Sulawesi Utara (Sulut) Standius Bara Prima.
Bara mengaku terkesan melihat tingginya partisipasi peserta. Bahkan, jumlah kehadiran tersebut jauh melampaui ekspektasi awal penyelenggara.
Menurutnya, pelaksanaan Pelatihan Tunas 1 dan 2 di Minsel menjadi salah satu kegiatan kaderisasi dengan melibatkan banyak peserta dibandingkan kegiatan serupa di kabupaten/kota lainnya di Sulut.
“Ini di luar ekspektasi. Antusias generasi mudanya sangat luar biasa,” ungkap Bara saat menghadiri kegiatan.
Selanjutnya, Bara menyampaikan apresiasi kepada jajaran PC TIDAR Minsel yang berhasil menghadirkan begitu banyak anak muda dalam kegiatan pengembangan kapasitas organisasi.
“Kita sangat senang. Ternyata antusiasnya jauh di atas ekspektasi,” katanya.
Lebih lanjut, Bara berharap potensi generasi muda Minsel akan mendapatkan ruang untuk berkembang.
Menurutnya, kegiatan kaderisasi seperti Pelatihan Tunas 1 dan 2 memiliki peran penting dalam meningkatkan kapasitas, karakter, serta kualitas sumber daya manusia.
Karena itu, ia berharap PC TIDAR Minsel di bawah kepemimpinan Priscilia Cahaya Pantow mampu menjadi katalisator penggerak kepemudaan di daerah.
Harapannya, TIDAR mampu melahirkan kader-kader muda berkualitas yang memiliki kepemimpinan, integritas, dan kepedulian persoalan masyarakat.
Bara menjelaskan, Pelatihan Tunas 1 dan 2 merupakan program kaderisasi nasional TIDAR yang dilaksanakan di berbagai daerah Indonesia.
Dengan demikian, ia berharap kegiatan serupa dapat dikembangkan melalui kolaborasi antarpengurus cabang kabupaten/kota se-Sulut.
Kolaborasi ini penting untuk memperluas jangkauan kaderisasi sekaligus memperkuat jaringan kepemudaan di tingkat daerah
Pricilia Ingin Lahirkan Generasi Muda Bercahaya
Sementara itu, Ketua PC TIDAR Minsel, Priscilia Cahaya Pantow, menegaskan bahwa pelaksanaan pelatihan merupakan bagian dari komitmennya membangun generasi muda berkualitas.
Menurutnya, TIDAR Minsel harus menjadi wadah pembentukan karakter pemuda yang tidak hanya memiliki kemampuan berorganisasi, tetapi juga kepedulian sosial.
“Saya ingin TIDAR Minsel melahirkan pemuda-pemuda yang bercahaya. Bukan sekadar bersinar dalam organisasi, tetapi mampu memberikan cahaya bagi lingkungan dan masyarakatnya,” ujar Priscilia.
Selain itu, pemuda yang bercahaya harus memiliki keberanian dalam bersikap, kecerdasan dalam berpikir, serta sikap humanis dalam bertindak.
Bukan itu saja, generasi muda juga harus produktif dalam berkarya dan mampu menghadirkan perubahan positif bagi lingkungan sekitarnya.
Priscilia berharap nilai-nilai ini tidak berhenti sebagai slogan organisasi. Sebaliknya, seluruh peserta harus mampu menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari.
Investasi Jangka Panjang
Di sisi lain, Ketua DPC Partai Gerindra Minsel, Suhartin Marlina Mamoto S.Pd, (SMM) menekankan pentingnya kaderisasi sebagai investasi jangka panjang pembangunan daerah.
Menurut SMM, Pelatihan Tunas 1 dan 2 bukan sekadar kegiatan pelatihan maupun agenda organisasi.
Melainkan, kegiatan ini merupakan investasi sumber daya manusia (SDM), investasi kepemimpinan, sekaligus investasi masa depan daerah.
Karena itu, ia mengajak TIDAR menjadikan organisasi sebagai ruang persemaian kader muda yang memiliki semangat berorganisasi dan wawasan luas.
Lebih jauh, para kader juga harus membangun integritas, kedisiplinan, kemampuan kepemimpinan, serta kepekaan dalam berbagai persoalan masyarakat.
Harapannya, peserta mampu mengimplementasikan pengetahuan dan nilai-nilai selama pelatihan.
Dengan begitu, keberadaan organisasi kepemudaan tidak hanya seremonial, tetapi juga memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan daerah.
Di sisi lain, pelaksanaan kegiatan mendapat perhatian Ketua Umum PP TIDAR, Rahayu Saraswati Djojohadikusumo. Ia turut memberikan sambutan melalui rekaman video daring kepada seluruh peserta saat pembukaan kegiatan.
Dukungan ini menjadi bagian dari penguatan program kaderisasi nasional TIDAR di tingkat daerah.
Selain itu, panitia menghadirkan sejumlah narasumber untuk membekali peserta Pelatihan Tunas 1 dan 2.
Para pemateri berasal dari Pengurus Pusat TIDAR, Pengurus DPD Partai Gerindra Sulut, serta kalangan konten kreator.
Melalui berbagai materi ini, peserta memperoleh tambahan wawasan, keterampilan, serta kemampuan mengembangkan potensi diri.
Dengan kehadiran sekitar 400 peserta, Pelatihan Tunas 1 dan 2 TIDAR Minsel menjadi momentum penting untuk memperkuat gerakan kepemudaan sekaligus melahirkan generasi muda yang berani, cerdas, humanis, dan produktif. (**)

Tinggalkan Balasan