Manado, klikjo.id- Rabu (04/11/2026) ratusan mahasiswa yang tergabung dalam Persatuan Mahasiswa Sulawesi Utara (PERMSTA) mendatangi kantor DPRD Sulut untuk menyampaikan berbagai aspirasi.
Sayangnya, mereka tidak mampu masuk halaman kantor DPRD karena dihadang oleh aparat kepolisian.
Aksi negosiasi dilakukan antara mahasiswa dan aparat kepolisian. Bahkan ketua DPRD Sulut, dr Fransiscus Andi Silangen didampingi anggota dewan seperti Roy Roring dan Hillary Tuwo dan sekretaris DPRD Sulut, Niklas Silangen turun langsung menemui para mahasiswa. Tak itu saja, Ketua Dewan ikut mendoakan para mahasiswa dan aparat keamanan.
Hasil negoisasi, DPRD Sulut akan menerima 20 orang perwakilan untuk menyampaikan aspirasi. Sayangnya, para pendemo menolak dan tetap berkeinginan agar semua mahasiswa masuk kantor dewan sambil meneriaki ini adalah rumah rakyat.
Negosiasi tidak disepakati dan ratusan mahasiswa terhalang di depan pintu masuk kantor DPRD yang dijaga aparat kepolisian.
Meski terjadi dorong mendorong, mahasiswa tak berhasil masuk dan akhirnya mereka membubarkan diri. Aksi demo tetap berlangsung aman dan tertib.(Mon)

Tinggalkan Balasan