JAYAPURA, KLIKJO.ID–Kongres Masyarakat Adat Nusantara (KMAN) ke – IV akan digelar di Tanah Tabi, khususnya di Kabupaten Jayapura dan Kota Jayapura pada Oktober nanti.
Pemkab Jayapura menyiapkan 10 kampung tempat sarasehan, dua kampung di Kota Jayapura.
Sesuai catatan dari Kepala Bidang Kebudayaan pada Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Jayapura, Elvis Kabey, menggambarkan wilayah adat di Danau Sentani.
Menurutnya, Suku Bhuyakha disebut orang Sentani. Kata Bhuyakha, terdiri dari dua kata, yaitu Bhu berarti Air dan Yakha berarti Hamparan.
Secara umum, Bhuyakha adalah istilah lokal digunakan untuk menyebut hamparan perairan Danau Sentani yang memanjang dari Timur ke Barat.
Perairan Danau Sentani paling Timur disebut Ralibhu terdapat kampung Yoka yang sering juga disebut dengan Hebeaibhulu, sisi utara, ada kampung Waena, barat kampung Kleublouw, kemudian Kampung Nolokhlaa yang sering disebut dengan Kampung Harapan.
Kampung Harapan ini diapit sungai Makhenwai di Timur dan sungai Yabhawi di Barat. Kemudian kampung berikutnya di sebelah Barat yaitu kampung Nendali yang sering disebut Kampung Netar. Masih wilayah Danau Sentani Timur ada Kampung Ohey Pulau Ohey yang merupakan pulau induk penyebaran budaya.
Pulau Asey terdapat di tengah danau dan di Timur terdapat pulau kecil yang disebut pulau Renayebhey dan di sebelah Barat dari pulau Ohey juga terdapat pulau kecil Wayo.
Selatan dari ketiga pulau itu, terdapat Kampung Yafo disebut kampung Ayapo. Selatan dari Kampung Ayapo, ada pulau wisata kecilnya Hosena. Sekitar 7 kilo meter ke Selatan dari Pulau wisata Hosena, terdapat kampung Bhuwai yang disebut Kampung Puay dan sebelah Selatan kampung Yokiwa dialiri Sungai Itauwfily atau Jaifuri mengalir ke lautan Pasifik. Sungai Jaifuri sbagai Napas Danau Sentani (NDS).
Kampung memiliki sistem kekerabatan terikat dalam satu konfederasi yang disebut Heram.
Bagian tengah Danau Sentani juga terdapat sejumlah kampung yang juga masih memiliki hubungan kekerabatan dan terikat dalam satu konfederasi yaitu konfederasi Heaiseai.
Utara, di kaki Gunung Robongholo atau Gunung Cycloop, Kampung Heele atau Sereh. Dan Kampung Yahim yang berada di dataran rendah sekitar hutan sagu.
Pulau induk merupakan pusat penyebaran budaya dan orang di Sentani Tengah adalah Pulau Ajauw, Kampung Hebheibhe atau kampung Hobong, Kampung Khabeyteolou atau Kampung Ifar Besar dan kampung Ifale. Utara Pulau Ajauw Kampung Yomakhe atau Kampung Yobeh.
Timur dari kedua pulau ini terdapat Pulau Bhubhai, Pulau Bloleyo di Timur, dan Pulau Maisolo. Selatan dari wilayah ini terdapat Pulau Puijo disebut Kampung Putali dengan sebaran penduduknya di Khaliyo, Pulau Obholio besar, Obholio kecil dan Pulau Yoheki.
Penduduk dari Kampung Bhuijo atau Putali, kecuali Pulau Kensio adalah pulau yang penduduknya merupakan bagian dari kampung Hobong.
Selatan ada Kampung Ebhale atau Abar. Barat Pulau Nolokhouw, Kampung Atamali dengan sebagian penduduknya yang berada di perbukitan Yokha Wafboi atau Khameayakha.
Daratan, ada hutan sagu dekat Kampung Yahim dan kampung wisata hutan sagu Yoboi, Kampung Homfolo atau Kampung Simporo dan Kampung Bhabhele Onggo atau kampung Babrongko.
Kesemua kampung ini terdapat di wilayah Nolobhu atau Danau Sentani bagian Tengah.(Arifin)

Tinggalkan Balasan