Foto: Kajari Minsel Albertus Roni Santoso SH, MH bersama istri, anak, dan jajaran saat berbagi kasih di Panti Asuhan Gideon Matani.(Ist)
AMURANG, Klikjo.id —Keceriaan anak-anak Panti Asuhan Gideon Matani menyambut hangat kedatangan keluarga besar Kejaksaan Negeri (Kejari) Minahasa Selatan (Minsel).
Di mana pada Senin (24/8/2026) pagi itu, suasana panti berubah lebih hangat ketika rombongan Kejari Minsel hadir membawa semangat berbagi.

Asal tahu saja bahwa, kegiatan itu sebagai bagian dari rangkaian menyambut Hari Lahir ke-81 Kejaksaan Republik Indonesia (RI).
Kunjungan kali ini, nampak berbeda karena para jaksa tidak datang sendirian dalam agenda sosial.
Namun, Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Minsel Albertus Roni Santoso SH, MH, turut mengajak istri dan anak-anak bertemu penghuni panti.
Sementara itu, kehadiran mereka menciptakan suasana kekeluargaan yang membuat anak-anak panti antusias menyambut rombongan.
Di tengah pertemuan, obrolan sederhana berlangsung antara keluarga besar Kejari Minsel, pengurus, dan anak-anak panti.
Selain berbincang, rombongan juga menyempatkan diri mendengarkan cerita serta berbagai kebutuhan penghuni Panti Asuhan Gideon Matani.
Bentuk Kepedulian Tumbuh dari Keluarga
Setelah itu, Kejari Minsel menyerahkan bantuan sosial untuk membantu kebutuhan operasional dan kesejahteraan anak-anak panti.

Kasi Intelijen Kejari Minsel Sonny Arvian Hadi Purnomo SH, MH, mengatakan kepedulian sebaiknya tumbuh dari lingkungan keluarga.
“Nilai kepedulian, empati, dan semangat berbagi harus dipupuk mulai dari lingkungan keluarga,” kata Sonny.
Menurutnya, mengajak anak dan istri dalam kegiatan sosial menjadi cara sederhana menanamkan kepedulian bagi sesama.
Karena itu, kegiatan ini tidak sekadar menjadi agenda institusi, tetapi juga menjadi ruang keluarga untuk belajar berbagi.
Di sisi lain, kehadiran Kejari Minsel menunjukkan bahwa tugas penegakan hukum dapat berjalan beriringan dengan kepedulian sosial.
Bagi anak-anak Panti Asuhan Gideon Matani, kunjungan ini bukan sekadar kedatangan tamu dan pemberian bantuan.
Lebih dari itu, kehadiran keluarga besar Kejari Minsel menghadirkan perhatian, kebersamaan, serta senyum yang mungkin akan dikenang.
“Institusi penegak hukum tidak hanya hadir dalam ranah yuridis, tetapi juga memiliki hati dan kepedulian,” pungkasnya.(WEN/**)

Tinggalkan Balasan