Expo Pendidikan SMKN 6 Manado Sukses  

Manado120 Dilihat

Foto : Pelaksanaan Expo Pendidikan SMKN 6 Manado

MANADO, KLILJO.ID–Pelaksanaan Expo Pendidikan di aula  Sekolah Menengah Kejuruan Negeri (SMKN) 6 Manado selama tiga hari, Selasa,Rabu dan Kamis  (15, 16, 17/11/2022) berjalan lancar, sukses dan meriah. Kegiatan ini melibatkan  7 program keahlian di SMKN 6 Manado yang memamerkan produk unggulan.

Pelaksanaan SMK Expo Pendidikan ini merupakan bentuk nyata 100 hari kerja dengan tema “Teaching Factory SMKN 6 Manado Menghasilkan Ekonomi Kreatif Unggul Menuju Sulut Hebat”.

Kepala SMKN 6 Manado Altje Salele, S.Pd, M.Pd melalui Wakasek Humas, Drs. Ferry Lumenta mengatakan,  Expo ini merupakan karya-karya siswa dan lewat karya itulah kita butuh ruang untuk menunjukkan pada masyarakat seperti Expo inilah menampilkan keunggulan setiap jurusan yang ada di SMKN 6 Manado, dan  mengajak siswa berpola pikir kewirausahaan.

Salah satu produk unggulan SMK N 6 Manado yang dipamerkan adalah jamu, yang merupakan hasil kreatifitas siswa-siswi dari program keahlian teknologi farmasi. Saat ini sudah dikembangkan menjadi 3 varian, yaitu Jamu minuman Pala, Jahe dan Kunyit.

“Ini produk unggul, karena animo masyarakat sangat tinggi, dan  harga minuman bersoda dengan jamu itu sudah sama, mereka lebih memilih jamu karena minuman kesehatan itu lebih sehat,”jelasnya.

Ditambahkan, perihal Kebaya untuk perempuan, kita sementara mendukung program dalam upaya kebaya itu merupakan karya budaya Indonesia untuk bisa dimasukkan ke Unesco.

“Untuk bisa dimasukkan ke Unesco, kita harus bergerak dan program ini diprogramkan oleh kepala sekolah kepada guru – guru dan siswa,”ucap Lumenta lebih lanjut.

Setiap Jumat diprogramkan untuk memakai kebaya bagi guru – guru perempuan dan kepada siswa bagi yang ada, dan yang belum ada kebaya bisa memakai seragam lain.

“Ada sisi positif artinya jiwa kewirausahaan siswa sudah muncul,  produk yang dihasilkan berarti mereka harus pinter  menjual, akan muncul jiwa kewirausahaan dan kalau jiwa kewirausahaan sudah timbul sejak dini, setelah tamat sekolah sudah ada pegangan untuk hidup,”pungkasnya. (Pri)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.