Foto: Bahlil Lahadalia
JAKARTA, Klikjo.id — Presiden Prabowo Subianto meminta jajaran
pemerintah untuk tidak menaikan dan menjaga stabilitas harga Bahan Bakar Minyak (BBM) nasional.
Hal ini disampaikan Menteri ESDM Bahlil Lahadalia di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, pada Selasa, (4/8/2026).
Menurutnya, Presiden Prabowo mengarahkan agar harga BBM bersubsidi tetap stabil dan tidak mengalami kenaikan.
Sementara itu, pemerintah mempertimbangkan penyesuaian harga BBM nonsubsidi mengikuti perkembangan harga minyak mentah dunia.
“Kalau turun ya turun, tidak ada kenaikan,” kata Bahlil menjelaskan arahan Presiden Prabowo.
Penanganan Pemadaman Listrik
Selain itu, Bahlil menambahkan arahan presiden untk penanganan pemadaman listrik di beberapa wilayah, di Kalimantan.
Karena itu, Prabowo meminta Kementerian ESDM bersama PLN mengambil langkah untuk menyelesaikan persoalan.
Menurut Bahlil, pemadaman listrik bukan akibat kekurangan pasokan energi nasional.
“Menurut informasi dari PLN, itu lantaran pemeliharaan. Bukan persoalan energinya, energinya nggak ada masalah,” ujar Bahlil.
Di sisi lain, pemerintah juga menyoroti pelaksanaan program hilirisasi sektor pertambangan nasional.
Bahlil menegaskan perusahaan penerima perpanjangan PKP2B menjadi IUPK wajib menjalankan komitmen hilirisasi sesuai aturan.
Pemerintah, lanjutnya, akan mengambil langkah terukur terhadap perusahaan yang tidak memenuhi ketentuan tersebut.
Langkah itu mengacu pada aturan pengelolaan sumber daya alam sesuai amanat Pasal 33 UUD 1945.(**)
Sumber: BPMI Setpres

Tinggalkan Balasan