Siapkan Generasi Muda Berkarakter
Foto: Uskup Jayapura Mgr. Yanuarius Theofilus Matopai You didampingi Rektor UNIKA Fajar Timur Papua Dr.
Konstantinus Bahang, OFM, Ketua Yayasan Aloysius Giay, Perwakilan Gubernur Papua Elfius Hugi, dan Perwakilan Wali Kota Jayapura Robert.(Ist)
JAYAPURA, Klikjo.id — Universitas Katolik Fajar Timur Papua resmi beroperasi sekaligus membuka Tahun Akademik 2026–2027 di Jayapura.
Peresmian ini menjadi langkah baru pendidikan tinggi Katolik untuk mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia Papua.
Berlangsung di lingkungan kampus, Sabtu (8/8/2026), dan dihadiri Uskup Jayapura Mgr. Yanuarius Theofilus Matopai You.
Selain itu, hadir Rektor UNIKA Fajar Timur Papua Dr. Konstantinus Bahang, OFM, Ketua Yayasan Aloysius Giay, serta sejumlah perwakilan pemerintah.
Mengawali prosesi peresmian dengan penarikan tirai yang menutupi papan identitas Universitas Katolik Fajar Timur Papua.
Rektor UNIKA Fajar Timur Papua Dr. Konstantinus Bahang, OFM, mengatakan operasional kampus resmi berjalan setelah pihaknya menerima Surat Keputusan (SK).
“Peresmian operasional ini kami padukan dengan pembukaan tahun akademik baru,” ujar Konstantinus kepada wartawan.
Menurutnya, momentum ini sekaligus menjadi kesempatan menyambut mahasiswa baru yang mulai menempuh pendidikan di UNIKA Fajar Timur Papua.
Karena itu, pihak kampus ingin memperkenalkan keberadaan universitas kepada masyarakat sekaligus menunjukkan kontribusinya bagi pendidikan Papua.
“Kami mau memperlihatkan kepada seluruh masyarakat di Papua bahwa universitas Katolik ini sudah hadir,” katanya.
Utamakan Pendidikan Karakter
Konstantinus menjelaskan, UNIKA Fajar Timur Papua tidak hanya berfokus pada pendidikan akademik, tetapi juga pembentukan karakter mahasiswa.
Menurutnya, Gereja Katolik bersama Asosiasi Perguruan Tinggi Katolik Indonesia (APTIK) dan jaringan internasional mendukung pengembangan pendidikan tersebut.
Dukungan itu mencakup bidang pendidikan, penelitian, serta pengabdian kepada masyarakat di Tanah Papua.
“Nilai jual kami pertama adalah soal pendidikan karakter. Nilai-nilai Injil menjadi pemberi bobot kepada apa yang dipelajari mahasiswa,” jelasnya.
Dengan pendekatan tersebut, mahasiswa diharapkan memiliki kemampuan akademik sekaligus moral, etika, integritas, dan tanggung jawab sosial.
Selain karakter, UNIKA Fajar Timur Papua akan mengembangkan pendidikan yang dekat dengan kehidupan masyarakat dan budaya Papua.
Rektor menyebut unsur budaya Papua akan masuk dalam proses pendidikan agar pembelajaran lebih relevan dengan kebutuhan masyarakat.
“Kami mau menawarkan model yang sesuai dengan karakter khas Papua,” ujarnya.
Dengan demikian, harapannya UNIKA Fajar Timur Papua menjadi pilihan generasi muda Papua untuk melanjutkan pendidikan tinggi.
Lulusan kampus juga memiliki kompetensi akademik, karakter kuat, integritas, kepedulian sosial, serta kemampuan membangun Papua.(ARS)

Tinggalkan Balasan