Foto : Wabup Jayapura Haris Richard S. Yocku SH, bersama Kepala DPMPTSP Gustaf Griapon dan juara Turnamen MLBB 2026.(ARS)
SENTANI, Klikjo.id — Turnamen Mobile Legends Bang Bang (MLBB) 2026 DPMPTSP Kabupaten Jayapura resmi berakhir, Sabtu (19/9/2026).
Turnamen berlangsung selama dua hari, 18–19 September 2026, di Pelataran Parkir Hotel Sunni Sentani, Hawaii. Dan sebanyak 32 tim mengikuti kompetisi E-Sports .
Selain itu, Forkopimda dan suporter turut menyaksikan pertandingan hingga babak final.

Wakil Bupati Jayapura Haris Richard S. Yocku mengapresiasi DPMPTSP yang menggagas turnamen .
“Saya bersama Pak Bupati memberikan apresiasi kepada teman-teman DPMPTSP yang sudah menggagas kegiatan turnamen ini sehingga berjalan dengan baik,” ujar Haris.
Menurutnya, turnamen E-Sports tidak hanya menjadi hiburan. Namun, kegiatan ini juga membuka ruang pengembangan minat, bakat, kreativitas, dan kemampuan teknologi digital.
“Sebagai Kepala Daerah dan juga Ketua KONI Kabupaten Jayapura, saya menyampaikan apresiasi dan harapan agar kegiatan seperti ini tetap berlangsung,” katanya.
Haris berharap turnamen ini dapat melahirkan bibit atlet E-Sports sekaligus generasi muda yang memahami teknologi dan informatika.
Bahkan, DPMPTSP berencana kembali menggelar kompetisi serupa pada November 2026 mendatang.
KONI Siap Dukung Keberlanjutan Kompetisi
Rencana ini akan mempertandingkan Mobile Legends dan Free Fire. Pemkab Jayapura bersama KONI juga siap mendukung pengembangan prestasi para atlet.
“Kalau kegiatan ini positif untuk mengasah kemampuan serta mengembangkan minat dan bakat anak-anak, Pemkab Jayapura dan saya sebagai Ketua KONI siap mendukung,” tegasnya.
Selain itu, Haris mengajak orang tua memberikan ruang kepada anak-anak untuk menyalurkan minat dan bakat melalui kegiatan positif.
Ia juga mengingatkan generasi muda agar tidak menggunakan teknologi untuk aktivitas negatif, khususnya pergaulan bebas, minuman keras, dan narkoba.
“Kepada anak muda Kabupaten Jayapura, main game bisa berprestasi. Salurkan bakat positif kalian, jangan gunakan handphone untuk hal negatif,” pesannya.
Dalam turnamen ini, Tim Tes Ombak keluar sebagai juara pertama dan menerima hadiah serta uang pembinaan Rp3 juta.
Sementara itu, Tim Hoki Lek menempati posisi kedua dengan hadiah Rp2 juta. Kemudian, Tim Adonis meraih juara ketiga dan memperoleh Rp1 juta.
Selain kompetisi E-Sports, turnamen turut memberikan dampak ekonomi bagi pelaku UMKM yang berjualan sekitar lokasi.
Berdasarkan data panitia, perputaran pendapatan UMKM selama dua hari pelaksanaan turnamen mencapai Rp26.251.000.
Dengan demikian, kegiatan E-Sports tidak hanya menjadi ruang kompetisi bagi generasi muda, tetapi juga membuka peluang ekonomi masyarakat.
Turnamen MLBB DPMPTSP Kabupaten Jayapura sekaligus memperlihatkan potensi E-Sports dalam mengembangkan bakat digital dan menggerakkan ekonomi lokal. (ARS)

Tinggalkan Balasan