Foto: Ir. Arius Reimond Sabono ST, sebagai Ketua Kadin Kabupaten Jayapura periode 2026–2031.(ARS)

SENTANI, Klikjo.id — Ir. Arius Reimond Sabono ST, resmi memimpin Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Kabupaten Jayapura periode 2026–2031.

Selanjutnya, Ketua Kadin Provinsi Papua, Jacleana Joku SE, melantik Arius, yang sebelumnya terpilih secara aklamasi dalam Mukab IV.

Kegiatan berlangsung di Lantai 6 Hotel Horison Sentani, Kota Sentani,  Jayapura, pada Jumat (18/9/2026).

Usai pengukuhan, Arius menyampaikan visi kepemimpinannya untuk memperkuat kolaborasi dunia usaha dan pemerintah daerah.

Selain itu, ia mendorong UMKM serta pengusaha lokal naik kelas, sekaligus membuka peluang bagi pengusaha muda.

Arius juga menargetkan peningkatan investasi, kesempatan kerja, inovasi, transformasi digital, serta pengembangan ekonomi berbasis kearifan lokal.

Dengan semangat “Kuat Karena Kolaborasi, Sukses Karena Inovasi,” ia ingin membangun dunia usaha yang lebih kuat.

Menurut Arius, kepercayaan melalui pemilihan aklamasi merupakan amanah sekaligus tanggung jawab besar bagi kepengurusan baru.

Karena itu, ia berkomitmen menjalankan organisasi dengan kerja keras, kejujuran, keterbukaan, dan semangat melayani.

“Terpilih secara aklamasi bukan hanya sebuah penghargaan, tetapi merupakan amanah serta tanggung jawab yang besar,” ujar Arius.

Kadin Jadi Rumah Bersama Pelaku Usaha

Arius menegaskan kepemimpinan Kadin tidak dapat berjalan sendiri tanpa dukungan seluruh pemangku kepentingan.

Ia mengajak pengurus, anggota Kadin, pelaku usaha, pengusaha lokal, pengusaha muda, perbankan, BUMN, dan Pemkab Jayapura berkolaborasi.

Menurutnya, Kadin harus menjadi rumah bersama bagi seluruh pelaku usaha di Kabupaten Jayapura.

Karena itu, Kadin akan mendengar aspirasi, memberikan pendampingan, serta membuka akses permodalan dan pasar.

Peningkatan SDM

Selain itu, peningkatan kualitas sumber daya manusia dan kemitraan yang adil menjadi bagian dari agenda kepengurusan.

“Kita akan menjadikan Kadin sebagai rumah bersama bagi seluruh pelaku usaha,” katanya.

Salah satu fokus utama Kadin periode 2026–2031 ialah mendorong UMKM dan pengusaha lokal berkembang.

Kadin juga akan memberikan ruang bagi pengusaha muda untuk membangun usaha serta meningkatkan daya saing.

Selanjutnya, akan memperkuat komunikasi dengan pemerintah daerah untuk menciptakan iklim investasi yang sehat.

Hrapannya, kolaborasi ini  dapat membuka lapangan kerja dan mengembangkan berbagai potensi ekonomi Kabupaten Jayapura.

Dengan demikian, dunia usaha dapat berkontribusi bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Sebagai langkah awal, Arius akan melakukan konsolidasi dan koordinasi dengan pelaku usaha di Kabupaten Jayapura.

Selain itu, pihaknya akan menyempurnakan struktur organisasi Kadin untuk periode kepengurusan lima tahun mendatang.

“Untuk ke depannya, pastinya saya akan koordinasi dulu dengan pelaku-pelaku usaha yang ada di Kabupaten Jayapura,” ujarnya.

Setelah konsolidasi internal, Kadin akan melakukan audiensi dengan Bupati Jayapura untuk membahas program kerja organisasi.

Untuk jangka panjang, Kadin akan mendorong usaha kecil, menengah, hingga besar agar mengembangkan potensi ekonomi daerah.

Arius juga menyiapkan sinergi dengan BUMD, asosiasi dunia usaha, perbankan, dan berbagai pemangku kepentingan lainnya.

Kerja sama dengan Perusda mengarah untuk mengidentifikasi potensi pengembangan ekonomi  secara berkelanjutan.

Harapannya, potensi  ini mampu memberikan kontribusi bagi peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Jayapura.

Sementara itu, penyusunan struktur kepengurusan Kadin Kabupaten Jayapura masih dalam tahap penyempurnaan.

Komposisinya akan mempertimbangkan masukan kepengurusan sebelumnya serta struktur yang sesuai keputusan Kadin Provinsi Papua.

Keterwakilan Struktur dari Sektor Usaha

Arius menyebut struktur ini dapat mencapai sekitar 120 pengurus dengan keterwakilan berbagai sektor usaha.

“Kita masih melihat beberapa elemen di dunia usaha ini supaya kita melibatkan semua,” ungkapnya.

Keterwakilan itu mencakup UMKM, perhotelan, pariwisata, dan berbagai bidang usaha lainnya di Kabupaten Jayapura.

Menurut Arius, keterwakilan sektor akan memperkuat komunikasi dan kemitraan antar-pelaku usaha dalam organisasi.

Ia juga mendorong pelaku usaha memiliki Kartu Tanda Anggota (KTA) Kadin untuk memperkuat basis keanggotaan.

“Untuk ke depannya kita harap semua pelaku usaha harus memiliki KTA Kadin,” katanya.

Arius menegaskan hal ini bukan merupakn kemenangan pribadi, melainkan kemenangan seluruh anggota Kadin.

Menurutnya, proses musyawarah telah selesai sehingga seluruh pihak perlu kembali bersatu membangun organisasi.

“Kemenangan hari ini bukanlah kemenangan pribadi saya. Ini adalah kemenangan seluruh anggota Kadin dan pelaku usaha,” tegasnya.

Ia juga mengajak seluruh pihak meninggalkan perbedaan selama proses musyawarah dan bekerja bersama untuk kemajuan organisasi.

“Musyawarah telah selesai. Sekarang saatnya kita bersatu, bekerja dan maju bersama,” ujarnya.

Arius turut memberikan penghargaan kepada para ketua dan pengurus Kadin Kabupaten Jayapura sebelumnya.

Ia memastikan melanjutkan berbagai program positif kepengurusan sebelumnya  dan memperbaiki kekurangan secara bersama.

Selain itu, Arius membuka ruang kritik dan saran untuk memastikan kepengurusan berjalan sesuai aturan organisasi.

Ia berharap program Kadin periode 2026–2031 dapat memperkuat dunia usaha dan membuka peluang investasi serta lapangan kerja.

Pada akhirnya, langkah ini mendorong pertumbuhan ekonomi Kabupaten Jayapura dan memberikan manfaat bagi masyarakat. (ARS)