Foto: Kepala Dinas Sosial Kabupaten Jayapura, Korri Simbulon S.Sos, MPS, SP.(ARS)
SENTANI, Klikjo.id —Kepala Dinas Sosial Kabupaten Jayapura Korri Simbulon, mengingatkan kepada penerima bantuan sosial (bansos) agar jangan main judi online..
Menurutnya, jika ketahuan, akan memengaruhi keberlanjutan bantuan. Selanjutnya, pemerintah akan memperbaharui dan memverifikasi data penerima manfaat melalui sistem dalam evaluasi bansos.
“Dinsos telah menemukan data penerima bansos yang main judi online dan kini masuk proses evaluasi,” ujarnya.
Namun demikian, penghentian bansos tidak selalu berkaitan dengan judi online. Bisa juga kondisi sosial ekonomi penerima berubah.
“Bisa saja karena tingkat kesejahteraannya sudah naik,” katanya lagi.
Penerima Bisa cek Langsung
Sementara itu, bwarga yang kehilangan haknya dalam daftar bantuan sosial. Nantinya, boleh mendatangi Dinsos untuk melakukan pengecekan.
Setelah itu, petugas akan melakukan pemeriksaan melalui aplikasi, untuk dapat menunjukkan alasan penghentian bantuan, dan kemungkinan keterlibatan dalam judi online.
Selain itu, Dinsos mendorong pemerintah kampung aktif membantu pengawasan serta pemutakhiran data penerima dan calon penerima bansos.
Bukan itu saja, menurut Korri, pemerintah kampung memiliki peran penting karena aparat setempat lebih mengetahui kondisi sosial ekonomi masyarakat di wilayahnya.
Apalagi, operator kampung bersama kepala kampung mulai mendatangi Dinsos untuk verifikasi data masyarakat sesuai usulan.
“Puji Tuhan, sudah mulai banyak yang kita verifikasi datang melalui kampung,” ujarnya.
Setelah itu, petugas akan melakukan proses sesuai mekanisme Kementerian Sosial Republik Indonesia.
“Kalau kita di sini hanya verifikasi. Mereka usulkan, kita verifikasi, baru di Kementerian Sosial proses tindak lanjut,” pungkasnya. (ARS)

Tinggalkan Balasan