30 Pelaku Usaha Disiapkan Tembus Pasar Global

FOTO: Asisten II Setda Kabupaten Jayapura, Abdul Rahman Basri, saat membuka workshop “UMKM GO BIG.(ARS)

SENTANI, Klikjo.id – Pemerintah Kabupaten Jayapura mendorong pelaku Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) naik kelas melalui digitalisasi.

Hal ini untuk mendorong produk lokal mampu memperluas pemasaran, meningkatkan daya saing, serta menembus pasar nasional hingga internasional.

Konsep ini mencuat dalam workshop bertajuk “UMKM GO BIG: Digitalisasi, Branding dan Strategi Menjemput Cuan” yang berlangsung  3–4 November 2026.

Berlangsung di Aula Lantai II Kantor Bupati Jayapura dan dibuka Bupati Jayapura melalui Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan, Abdul Rahman Basri.

Workshop ini menghadirkan narasumber dari PANDI dan SMESCO serta melibatkan pelaku UMKM dan sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD) terkait.

Kepala DPMPTSP Kabupaten Jayapura, Gustaf Griapon, mengatakan digitalisasi menjadi salah satu solusi mengatasi keterbatasan pemasaran produk UMKM.

Menurutnya, pemanfaatan teknologi digital dapat membuka peluang lebih luas bagi pelaku usaha untuk memperkenalkan produk kepada konsumen.

Siapkan Pendampingan untuk 30 UMKM

Sebagai tindak lanjut workshop, DPMPTSP berencana menyeleksi 30 pelaku UMKM untuk mengikuti program pendampingan lanjutan. Dengan mengarahka kepada pembuatan dan pengelolaan website sebagai sarana pemasaran digital.

Harapannya, pelaku UMKM memiliki platform usaha sendiri untuk memperluas jangkauan pasar sekaligus memperkuat identitas produk.

Selain itu, DPMPTSP Jayapura akan memperkuat kolaborasi dengan PANDI melalui penandatanganan nota kesepahaman atau Memorandum of Understanding (MoU).

Juga, akan melibatkan sejumlah OPD guna mendukung pengembangan UMKM secara berkelanjutan.

Sementara itu, Ketua PANDI, Isnawan Aslam, menyatakan kesiapan pihaknya bersama SMESCO mendampingi pelaku UMKM melalui berbagai program pengembangan usaha.

Mencakup pelatihan, kurasi produk, hingga pengembangan website menggunakan domain .id sebagai identitas digital usaha.

Ia berharap pelaku UMKM tidak hanya mengandalkan penjualan langsung maupun media sosial untuk memasarkan produk.

Sebaliknya, pelaku usaha perlu memiliki website sendiri agar jangkauan pemasaran semakin luas dan profesional.

Melalui program ini, DPMPTSP menargetkan produk lokal semakin luas, memiliki branding kuat, serta mampu bersaing di pasar nasional dan internasional.

Dengan dukungan digitalisasi dan pendampingan berkelanjutan, UMKM Jayapura akan mampu meningkatkan kapasitas usaha sekaligus membuka peluang ekonomi baru.(ARS)