Foto: Bupati Minahasa Selatan Franky Donny Wongkar menghadiri sosialisasi transformasi pengawasan spektrum frekuensi radio di Manado, Rabu (16/9/2026).(ARS)
MINSEL, Klikjo.id —Bupati Minahasa Selatan (Minsel) Franky Donny Wongkar menghadiri sosialisasi transformasi pengawasan spektrum frekuensi radio di Manado, Rabu (16/9/2026).
Berlangsung di Nusantara Dian Centre (NDC) Resort, Kota Manado, dengan melibatkan pemangku kepentingan serta mitra kerja Provinsi Sulawesi Utara (Sulut).
Tema “Transformasi dalam Pengawasan Spektrum Frekuensi Radio dan Penguatan Infrastruktur Digital di Sulawesi Utara”.
Hadir, Gubernur Sulut, Kepala Dinas Kominfo Persandian dan Statistik Daerah Dr. Zainudin Saleh Hilimi.
Hadir pula, Direktur Pengendalian Infrastruktur Digital Indra Maulana SH, LLM, bersama sejumlah pemangku kepentingan.
Sementara itu, hadir mendampingi Bupati Minsel, Kadis Kominfo Tusrianto Rumengan SSTP, M.Si.
Menurutnya, pemerintah daerah berharap transformasi ini memperkuat pemerataan kualitas layanan telekomunikasi dan membangun infrastruktur digital yang semakin andal.
Dengan demikian, sinergi lintas sektor dapat berjalan untuk mendukung transformasi digital dan kebutuhan masyarakat Sulut.
Di sisi lain, kegiatan ini mengacu pada Peraturan Menteri Komunikasi dan Digital Nomor 11 Tahun 2026 tentang organisasi dan tata kerja unit pelaksana teknis.
Regulasi itu mengubah nomenklatur sekaligus meningkatkan klasifikasi Balai Monitor Spektrum Frekuensi Radio Kelas II Manado menjadi Balai Monitor Spektrum Frekuensi Radio dan Infrastruktur Digital Kelas I Manado.
Melalui kegiatan ini, pemerintah mendorong kesamaan pemahaman mengenai perubahan kelembagaan serta penguatan pengawasan spektrum frekuensi radio.
Selain itu, sosialisasi menjadi momentum memperkuat koordinasi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan berbagai pemangku kepentingan bidang digital.
Bupati Minsel menyatakan komitmennya untuk membangun kolaborasi dalam mendukung penguatan infrastruktur serta layanan digital.
“Kolaborasi ini untuk menciptakan ekosistem komunikasi dan informatika yang tertib, berkualitas, inklusif, serta mendukung kebutuhan masyarakat,” ujar Bupati FDW melalui Kadis Kominfo Tusrianto Rumengan M.Si.
Menurutnya, penguatan infrastruktur digital juga mendukung pelayanan publik, aktivitas ekonomi, pendidikan, kesehatan, dan berbagai sektor lainnya.(WEN/**)

Tinggalkan Balasan