Menurut Aris, kebakaran di kabupaten Jayapura memang tidak wajar dan belum ada perhatian khusus dari PJ Bupati Triwarno, ini dinilai buruk dan tidak merangkul semua kelompok masyarakat. Apalagi pemimpin saat ini terkesan cuek dengan persoalan yang terjadi di masyarakat.
“Kami minta Pemprov, dan Mendagri meninjau kembali dan bisa menunjuk PJ baru untuk memimpin kabupaten Jayapura, demi keamanan ketertiban bersama, sebelum terjadi persoalan yang lebih besar,” ujarnya.
Senada dikatakan Ketua Pemuda Laskar Merah Putih Provinsi Papua Martinus Kasuai, menurutnya dinamika di Kabupaten Jayapura sejak awal penempatan Pj Bupati terkesan tidak baik. Dan diawali aksi premanisme oleh anak oknum pejabat yang melakukan pemukulan terhadap anak seorang pengacara.
“Saya menilai tidak ada upaya pencegahan agar tidak terjadi lagi, dan tegas saya katakan PJ Bupati Kabupaten Jayapura harus secepatnya dievaluasi dan diganti,” ujar Martinus yang juga Salah satu tokoh pemuda Grime nawa.
Mirisnya lagi, pasca kebakaran yang terjadi pada Minggu pagi (29/10/2023), Pj Bupati Triwarno Purnomo sementara tugas luar daerah mengikuti Rakornas di istana. PJ Bupati yang berusaha dikonfirmasi wartawan, belum berhasil ditemui. Sementara itu Kabag Protokoler Pemkab Jayapura, berjanji akan melakukan evaluasi terhadap model penjagaan di sejumlah perkantoran milik Pemkab Jayapura.
“Pengamanan lebih ketat, selanjutnya mengharapkan semua OPD atur pengamanan kantor secara mandiri tanpa tergantung kepada penjagaan, Dan Kejadian Kebakaran ini agar supaya diusut tuntas supaya kejadian ini tidak terulang lagi,” ujarnya.(ARS)

Tinggalkan Balasan