“Ini bagian dari kerja cepat pemerintah melihat Papua secara utuh. Karena itu, saya datang ke Kementerian ESDM untuk membahas langsung hal-hal yang berkaitan dengan energi dan sumber daya mineral,” ujar Fakhiri.
Gubernur juga menekankan komitmen pemerintah untuk memperluas akses layanan listrik hingga ke wilayah pinggiran serta mendorong pengembangan pusat jasa dan industri di provinsi induk sebagai strategi pembangunan ekonomi jangka panjang.
“Kita ingin Papua Induk menjadi pusat layanan jasa, termasuk mendukung pembangunan pabrik-pabrik yang membutuhkan fasilitas listrik. Semua ini disiapkan bersama jajaran teknis di bawah koordinasi Kementerian ESDM,” tambahnya.
Fakhiri menegaskan bahwa kolaborasi antara pemerintah daerah dan kementerian akan terus diperkuat, termasuk dalam investasi strategis seperti kerja sama dengan PT Freeport Indonesia, agar manfaat ekonomi dapat dirasakan secara merata oleh seluruh provinsi di Tanah Papua.
“Kita ingin semua bergerak cepat agar Papua bisa maju bersama. Dengan sinergi antara pemerintah pusat dan daerah, pembangunan di Papua akan lebih terarah dan membawa manfaat nyata bagi masyarakat,” pungkasnya.(ARS)

Tinggalkan Balasan