Bantuan : Bupati Minsel, Franky Donny Wongkar SH, menyerahkan bantuan untuk penanganan Stunting disela-sela lokakarya mini di Kantor Camat Amurang.(Foto : Ist)

MINSEL, Klikjo.id  –Pemerintah Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel) terus berkomitmen dalam percepatan penanganan stunting sekaligus peningkatan kualitas hidup lansia.

Ini disampaikan langsung  Bupati Minsel, Franky Donny Wongkar SH, saat membuka Mini Lokakarya Percepatan, Pencegahan, dan Penurunan Stunting Tahap III serta Sosialisasi 7 Dimensi Lansia Tangguh Tahun 2025 di Kantor Camat Amurang, belum lama ini.

Bupati menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor antara pemerintah daerah, tenaga kesehatan, perangkat desa, tokoh agama, tokoh masyarakat, hingga keluarga sebagai garda terdepan dalam menekan angka stunting.

Upaya ini sejalan dengan Perpres Nomor 72 Tahun 2021 serta diperkuat melalui Perbup Minsel Nomor 14 Tahun 2023 tentang Peran Desa dalam Pencegahan dan Penurunan Stunting Terintegrasi.

“Pastikan setiap anak yang lahir di Minsel tumbuh sehat, mendapat asupan gizi yang cukup, dan dibesarkan dalam keluarga yang penuh kasih sayang,” ujar Bupati.

Program Nyata

Pemkab Minsel telah menjalankan berbagai program intervensi, di antaranya, gerakan aksi bergizi bagi remaja putri, Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting (Genting), Gerakan Ayah Teladan Indonesia (Gati), Penguatan layanan kesehatan dan pemeriksaan gizi, Pembangunan sarana sanitasi dan lingkungan sehat.

“Langkah tersebut disebut sebagai fondasi penting dalam menciptakan generasi muda yang berkualitas dan menekan potensi stunting sejak dini,” ujar Bupati FDW.

Ditambahkan, program ini merupakan rangkaian Program Bangga Kencana, yang menekankan pembangunan manusia dari siklus usia anak, remaja, dewasa, hingga lansia.