Dalam orasinya, massa mendesak Pemerintah Kabupaten Jayapura untuk bersikap tegas terhadap segala bentuk tindakan rasisme yang dinilai dapat memicu konflik serta mengganggu persatuan masyarakat di Tanah Tabi, khususnya di Kabupaten Jayapura.

Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris Daerah Kabupaten Jayapura, Yusuf Yambe Yabdi, yang menemui langsung massa aksi, menyampaikan bahwa seluruh aspirasi masyarakat akan ditampung dan diteruskan kepada Bupati Jayapura untuk ditindaklanjuti.

“Semua aspirasi yang disampaikan hari ini kami terima dan akan kami sampaikan kepada Bupati Jayapura. Jika saya berada di posisi saudara-saudara, saya juga akan merasakan hal yang sama,” ujarnya di hadapan massa.

Yusuf menegaskan, tindakan rasisme tidak boleh tumbuh dan berkembang di tanah Papua maupun di Indonesia. Ia menyebut aksi damai tersebut menjadi pengingat penting bagi semua pihak untuk terus menjaga persatuan serta saling menghormati dalam kehidupan bermasyarakat.

“Kami berterima kasih atas aksi damai ini karena telah mengingatkan kita semua bahwa rasisme tidak boleh tumbuh di tanah yang kita cintai. Pemerintah daerah akan menyiapkan langkah serta regulasi guna melindungi masyarakat agar kejadian serupa tidak terulang kembali,” tegasnya.

Menjelang pergantian tahun, Yusuf juga mengajak masyarakat untuk memberikan kepercayaan kepada Bupati dan Wakil Bupati Jayapura terpilih, Yunus Wonda dan Haris R. Yocku, dalam menyelesaikan berbagai persoalan yang terjadi di daerah tersebut.