
Foto : Bupati Jayapura Yunus Wonda saat membuka Musyawarah Daerah (Musda) XI DPD Partai Golkar Kabupaten Jayapura di Hotel Yudha Sentani, Rabu (11/2/2026).(ARS)
SENTANI, Klikjo.id — Bupati Jayapura Yunus Wonda mengingatkan politik tanpa perpecahan. Ini ditegaskannya aat membuka Musyawarah Daerah (Musda) XI Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar (PG) Kabupaten Jayapura, digelar di Hotel Yudha Sentani, pada Rabu (11/2/2026).

Bupati Yunus juga menabahkan, pentingnya menjaga persatuan dan menghindari perpecahan dalam dinamika politik internal partai.
“Siapapun yang terpilih, jangan ada perpecahan. Politik harus dibangun dengan kebersamaan,” tegasnya.
Musda XI merupakan agenda lima tahunan PG untuk memilih kepengurusan baru sekaligus menyusun program kerja menghadapi agenda politik ke depan, termasuk Pemilu 2029.
Yunus yang juga bertindak sebagai pembina Partai Golkar di Kabupaten Jayapura menekankan bahwa kerja politik harus dipersiapkan sejak dini agar target politik dapat tercapai.
“Kerja politik itu butuh perjuangan dan harus dimulai dari sekarang agar harapan pada 2029 bisa tercapai. Tidak ada perbedaan, kasih menembus perbedaan. Semua partai punya kesempatan berjuang,” ujarnya.
Ia menilai Partai Golkar sebagai salah satu partai besar dengan legalitas kuat dan struktur organisasi yang solid secara nasional. Namun demikian, menurutnya, kekuatan tersebut harus diimbangi dengan kekompakan kader dan kemampuan menjaga kebersamaan.
Kegiatan Musda XI dihadiri jajaran pengurus DPD Partai Golkar Kabupaten Jayapura, perwakilan partai politik, anggota Majelis Rakyat Papua (MRP), serta tamu undangan lainnya.
Sementara itu, Sekretaris DPD Partai Golkar Provinsi Papua yang mewakili Ketua DPD Partai Golkar Provinsi Papua, Max Richard Krey, menyampaikan bahwa Musda XI merupakan kewajiban organisasi setelah berakhirnya masa kepengurusan sebelumnya.
Ia menjelaskan, pelaksanaan Musda ini menjadi bagian dari konsolidasi serentak di sembilan kabupaten/kota di Papua sesuai arahan DPD I Partai Golkar Provinsi Papua.
“Musda ini untuk memilih kepengurusan baru dan menyusun program lima tahun ke depan, termasuk persiapan menghadapi Pemilu Legislatif 2029 serta pilkada dan pemilihan presiden,” jelas Max.
Terkait mekanisme pemilihan ketua, ia menegaskan proses akan berjalan sesuai Petunjuk Pelaksanaan (Juklak) Partai Golkar Nomor 02 Tahun 2025.
Jika hanya terdapat satu calon, penetapan dilakukan secara aklamasi.
Namun apabila terdapat dua atau lebih calon yang memenuhi syarat, pemilihan akan dilaksanakan melalui mekanisme voting oleh pemilik hak suara dari unsur komisariat distrik dan organisasi hasta karya.
Max berharap Musda XI mampu memperkuat soliditas partai hingga ke tingkat distrik dan kampung sebagai bagian dari konsolidasi menyeluruh.
Musda XI Golkar Kabupaten Jayapura menjadi bagian dari rangkaian Musda di sembilan kabupaten/kota yang ditargetkan rampung sebelum pelantikan serentak pengurus baru. (ARS)

Tinggalkan Balasan