SIKAPI: Ketua INAKOR Sulut angkat bicara soal kerusakan jalan Trans Sulawesi tepatnya di Desa Tawaang Minsel yang menyebabkan terjadinya kecelakaan (laka) lalu lintas.

MANADO, Klikjo.id- Lembaga Swadaya Masyarakat Independen Nasionalis Anti Korupsi (INAKOR) Sulawesi Utara menyampaikan keprihatinan atas kecelakaan lalu lintas yang melibatkan kendaraan roda dua dan roda empat di ruas Trans Desa Tawaang. INAKOR mendesak penanganan cepat serta penjelasan resmi terkait kondisi dan status jalan di lokasi kejadian.

Ketua INAKOR Sulut Rolly Wenas mengatakan pihaknya menerima informasi awal bahwa kecelakaan diduga terjadi di ruas jalan nasional. Selain itu, terdapat dugaan kerusakan jalan berupa lubang yang berpotensi menjadi salah satu faktor penyebab insiden tersebut.

“Kami menegaskan bahwa ini masih bersifat informasi awal dan perlu verifikasi resmi. Namun, jika benar terjadi di ruas jalan nasional dan terdapat kerusakan yang tidak tertangani, maka ini menyangkut keselamatan publik dan tidak boleh dianggap sepele,” ujar Rolly, Selasa (24/3/2026).

INAKOR pun meminta Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) melalui jajaran teknisnya dalam hal ini BPJN Sulut untuk segera memberikan klarifikasi mengenai status ruas jalan yang dimaksud. Selain itu, INAKOR juga mendesak dilakukannya audit kondisi infrastruktur di lokasi kejadian serta penanganan cepat terhadap titik kerusakan jalan.

Menurut Rolly, langkah pencegahan juga perlu segera diambil agar kejadian serupa tidak terulang di kemudian hari. Ia menegaskan bahwa penyelenggara jalan memiliki kewajiban menjamin keselamatan pengguna jalan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Sebagai bentuk keseriusan mengawal persoalan tersebut, INAKOR menyatakan siap mengambil langkah lanjutan dengan meminta Aparat Penegak Hukum (APH) melakukan penyelidikan secara menyeluruh.

“Kami meminta APH untuk menelusuri tanggung jawab pihak-pihak terkait, termasuk pada jajaran di Kementerian PUPR, apabila dalam proses penyelidikan ditemukan adanya dugaan kelalaian yang berdampak pada keselamatan masyarakat,” kata Rolly.

INAKOR menegaskan bahwa langkah ini bukan untuk menyudutkan pihak tertentu, melainkan sebagai upaya mendorong akuntabilitas dan transparansi, sekaligus memastikan negara hadir dalam memberikan perlindungan kepada masyarakat sebagai pengguna jalan.(REQ)