FOTO:  Kepala DPM-PTSP Kabupaten Jayapura, Gustaf Griapon .(ARS)

SENTANI, Klikjo.id –Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPM-PTSP) Kabupaten Jayapura mengelola dana Otonomi Khusus (Otsus)  Rp1 miliar.

Fokus memperkuat sektor usaha, bagi pelaku usaha Orang Asli Papua (OAP).
Ditemui Senin (27/04/2026), Kepala DPM-PTSP Kabupaten Jayapura, Gustaf Griapon,  menegaskan program langsung menyasar  pelaku usaha lokal.

Selain itu, pendekatan  tidak hanya administratif, tetapi juga berbasis pendampingan lapangan.
“Program ini menyentuh langsung pelaku usaha OAP agar mereka bisa berkembang dan mandiri,” ujarnya.

Ada Empat Program Strategis

Gustaf menambahkan, ada empat program strategis, pertama,  menyusun Perseroan Terbatas (PT) investasi dengan alokasi Rp200 juta.
Program ini merupakan kelanjutan tahun sebelumnya dan kini diperluas ke wilayah pembangunan II.

Kedua, pemantauan kepada 70 pelaku usaha dengan anggaran Rp147 juta. Selanjutnya, kegiatan ini mengacu pada Peraturan Pemerintah Nomor 8 Tahun 2025, khususnya bagi pelaku usaha OAP yang telah memiliki Nomor Induk Berusaha (NIB).

Ketiga, memperkuat pelayanan penerbitan izin usaha dan Persetujuan Bangunan Gedung (PBG). Program ini menargetkan 100 pelaku usaha serta pembangunan 125 unit rumah usaha dan fasilitas ibadah, dengan anggaran Rp453 juta.

Selanjutnya, bimbingan teknis kepada 150 pelaku usaha OAP dengan dukungan Rp200 juta. Dengan demikian, kapasitas pelaku usaha meningkat dan pengurusan izin hingga penerbitan NIB langsung di lapangan.

Selain menjalankan program, DPM-PTSP juga, melakukan pendampingan ke 11 distrik. Sementara itu, evaluasi rutin  sehingga program berjalan berkelanjutan dan tepat sasaran.

Namun, tantangan utama yaitu, akses wilayah dan kesiapan pelaku usaha di daerah terpencil. Oleh karena itu, harus memperkuat edukasi dan pendampingan  hingga tingkat kampung.

“Kami harus turun langsung agar masyarakat memahami dan memanfaatkan program ini,” katanya.

Gustaf menegaskan komitmennya agar dana Otsus memberi dampak nyata bagi ekonomi masyarakat OAP. 

Pada akhirnya, mengarahkan semua  program  untuk meningkatkan kesejahteraan dan mendorong kemandirian usaha di Kabupaten Jayapura.(ARS)