Akmil Dampingi Lemhannas Perkuat Kepemimpinan Daerah
Magelang, klikjo.id, –Sebanyak 478 Ketua DPRD dari seluruh Indonesia mengikuti retret nasional di Lembaga Ketahanan Nasional Republik Indonesia di Akademi Militer Magelang, Rabu (15/4/2026).
Kegiatan bertajuk Kursus Pemantapan Pimpinan Daerah (KPPD) ini resmi dibuka oleh Gubernur Lemhannas RI, TB. Ace Hasan Syadzily. Ia didampingi Gubernur Akmil, Rano Tilaar.
Retret nasional ini menjadi forum strategis untuk memperkuat kapasitas kepemimpinan para Ketua DPRD. Selain itu, kegiatan ini juga dirancang untuk menyelaraskan visi kebangsaan di tingkat daerah.
Kegiatan berlangsung di Kompleks Akmil Magelang, Jawa Tengah, pada 15 hingga 19 April 2026.Sebanyak 478 Ketua DPRD dari seluruh Indonesia ambil bagian. Mereka merupakan unsur pimpinan legislatif daerah yang memiliki peran penting dalam pengambilan kebijakan publik.
Mengapa kegiatan ini penting , melalui KPPD, Lemhannas ingin memperkuat wawasan kebangsaan, ketahanan nasional, serta kapasitas kepemimpinan daerah. Dengan demikian, diharapkan tercipta sinkronisasi kebijakan pusat dan daerah.
Pelaksanaan program ini dikemas dalam format retret nasional. Peserta tidak hanya mengikuti materi kelas, tetapi juga kegiatan lapangan dan diskusi strategis.
Selain itu, pendekatan ini dinilai lebih efektif untuk membangun kedekatan serta soliditas antar pimpinan daerah.
Sementara itu, TB. Ace Hasan Syadzily menegaskan bahwa penguatan kepemimpinan daerah menjadi kunci menghadapi dinamika global dan tantangan nasional ke depan. Oleh sebab itu, Lemhannas menghadirkan kurikulum yang adaptif dan berbasis kebutuhan aktual.
Di sisi lain, Rano Tilaar menyatakan kesiapan Akmil dalam mendukung penuh pelaksanaan kegiatan tersebut. Ia menilai, lingkungan pendidikan militer menjadi tempat yang tepat untuk membangun disiplin, integritas, serta jiwa kepemimpinan.
Dengan jumlah peserta yang besar dan materi strategis, retret ini diharapkan mampu menghasilkan pemimpin legislatif daerah yang lebih solid, adaptif, dan berorientasi pada kepentingan nasional.
(Roger)

Tinggalkan Balasan