Drama: Penampilan drama alegori Jemaat GMIM Yordan Lewet saat menggambarkan Yesus memikul salib dalam Pawai Paskah GMIM Wilayah Amurang Satu.(Wen)
AMURANG, Klikjo.id –Jemaat GMIM Yordan Lewet juara dua lomba Pawai Alegori, Jumat Agung dan Paskah, antar Jemaat Wilayah Amurang Satu.
Kegiatan yang berlangsung Minggu (12/04/2026) spektakuler! dan menyedot perhatian ratusan warga di sepanjang jalur Trans Sulawesi.
Salah satu peserta yang tampil menonjol yakni Jemaat GMIM Yordan Lewet. Menunjukan penampilan maksimal, dan berhasil memukau dewan juri dan meraih Juara 2 dalam lomba itu.
Awalnya, pawai start dari Boulevard, Kelurahan Pondang, tepatnya di depan Kantor Dinas Damkar. Selanjutnya, bergerak menuju jalan raya Trans Sulawesi sambil menampilkan rangkaian drama alegori Paskah.
Kisah di Taman Getsemani
Kemudian, di Pos I halaman GMIM Maranatha Bitung, peserta memperagakan kisah Taman Getsemani hingga penangkapan Yesus. Sebagaimana tertulis dalam Injil Markus 14:32-42, adegan ini menjadi pusat perhatian warga.
Bahkan, mengundang haru banyak penonton. Terlebih lagi saat Jemaat GMIM Yordan Lewet menampilkan adegan penuh penghayatan. Dengan pemeran sosok Yesus Kristus Oleh Pnt Alvi Ulaan, ST .
Selanjutnya, di Pos II, tepatnya di depan Mapolsek Amurang. Melakoni peristiwa Yesus di hadapan Mahkamah Agama, penyangkalan Petrus, hingga Yesus di hadapan Pilatus (Markus 14:53-72 dan Markus 15).
Pawai kemudian berakhir di Ruang Terbuka Publik (RTP) Kelurahan Ranoyapo, kompleks Pasar Amurang. Di titik ini, peserta menuntaskan seluruh rangkaian cerita, mulai dari penyaliban, kematian, penguburan, hingga kebangkitan Yesus (Markus 15-16).
Sementara itu, antusiasme masyarakat terlihat tinggi. Ratusan warga memadati sepanjang rute untuk menyaksikan sekaligus mengabadikan momen itu.
Akibatnya, arus lalu lintas di jalur Trans Sulawesi sempat mengalami kemacetan dua arah. Meski begitu, situasi tetap terkendali.
Di sisi lain, ribuan jemaat GMIM Wilayah Amurang Satu juga turut ambil bagian dalam pawai. Mereka terdiri dari berbagai kelompok usia, mulai anak-anak hingga lansia.
Mereka berjalan kaki dari depan GMIM Maranatha Bitung menuju pusat Kota Amurang, tepatnya di RTP Kelurahan Ranoyapo sebagai titik finis.
Ketua Badan Pekerja Majelis Wilayah (BPMW) GMIM Amurang Satu, Pdt Daysi Maleke-Maindoka, STh, menjelaskan bahwa kegiatan ini melibatkan seluruh jemaat di wilayah.
“Termasuk Pelayan Khusus, pendeta, dan guru agama,” ujarnya.
Selain itu, ia menambahkan bahwa setiap jemaat tampil dengan variasi seragam. Bahkan ada kostum tokoh Alkitab, murid Yesus, prajurit Romawi, hingga raja..(**)

Tinggalkan Balasan