Tim Persma 1960 Saat Kunjungi Akmil Magelang bersama Mayjend Rano Tilaar dan Bara Prima (foto:ist)

MAGELANG,Klikjo.id – Euforia kemenangan Persma 1960 dalam ajang Liga 4 Indonesia terus berlanjut. Setelah mencatat dua kemenangan beruntun di Magelang, tim kebanggaan Sulawesi Utara itu memanfaatkan momentum dengan mengunjungi Akademi Militer (Akmil) Magelang.(Rabu 03-06-2026).

Kunjungan tersebut berlangsung penuh kehangatan. Rombongan Persma 1960 disambut langsung oleh Gubernur Akademi Militer, Mayjen TNI Rano Tilaar, bersama jajaran Akmil.

Tim Persma 1960 yang mendapat dukungan penuh dari Gubernur Sulawesi Utara, Mayjen TNI (Purn) Yulius Selvanus, mengaku memiliki alasan khusus mengunjungi lembaga pendidikan militer bergengsi tersebut.

Selain ingin mengenal lebih dekat sejarah Akmil, para pemain dan pengurus juga merasa bangga karena Mayjen Rano Tilaar merupakan putra asli Sulawesi Utara yang kini memimpin Akmil Magelang.

Suasana pertemuan berlangsung akrab. Rasa kekeluargaan sebagai sesama anak Kawanua terlihat kuat selama kegiatan berlangsung.

Tidak hanya itu, putra Gubernur Sulut juga tampak hadir mendampingi rombongan Persma 1960. Kehadirannya membawa kenangan tersendiri mengingat sang ayah pernah menempuh pendidikan dan ditempa di Lembah Tidar, sebutan yang melekat bagi Akademi Militer Magelang.

Mayjen Rano Tilaar menyampaikan apresiasi atas kunjungan tim Persma 1960. Ia menilai olahraga menjadi sarana efektif untuk mempererat persatuan bangsa.

“Olahraga menjadi pemersatu kita sebagai bangsa. Apalagi yang berkunjung saat ini adalah adik-adik saya dari Sulawesi Utara. Tentu ada perasaan haru karena mereka begitu rindu melihat sejarah bangsa di Akmil,” ujar Rano Tilaar.

Ia juga mengingatkan bahwa Akmil memiliki sejarah panjang dalam melahirkan pemimpin nasional.
Menurutnya, Akmil menjadi tempat pendidikan bagi Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono serta Presiden RI saat ini Prabowo Subianto.

“Senang rasanya bisa menyambut saudara-saudara dari Sulawesi Utara di Akmil Magelang,” tambahnya.

Sementara itu, kunjungan tersebut menjadi suntikan semangat bagi skuad Persma 1960 yang tengah berjuang dalam kompetisi Liga 4 Indonesia.

Selain memperkuat motivasi bertanding, kegiatan itu juga menjadi ajang mempererat hubungan emosional antara masyarakat Sulawesi Utara dengan tokoh-tokoh Kawanua yang berkiprah di tingkat nasional.

Dengan modal dua kemenangan beruntun, Persma 1960 kini semakin percaya diri menatap laga-laga berikutnya dalam upaya mengharumkan nama Sulawesi Utara di pentas sepak bola nasional.
(roger)