TOMOHON, Klikjo.id- Pemandangan kurang menyenangkan bikin Wali Kota Tomohon Caroll Joram Azarias Senduk SH geleng-geleng kepala. Momen ini terjadi saat ia melakukan inspeksi mendadak (sidak) di sepanjang jalan protokol dari Kelurahan Kakaskasen Satu sampai pusat kota pada Jumat (10/07/2026).

Ditemani Sekretaris Daerah Edwin Roring SE ME, raut wajah kecewa sama sekali gak bisa disembunyikan Caroll. Bagaimana tidak, jalur utama Kota Bunga ini justru terlihat kotor, berantakan, dan jauh dari kata estetis.

Duh! Wali Kota benar-benar disuguhi tumpukan sampah yang belum diangkut serta sisa material bangunan yang dibiarkan berserakan. Tak cuma itu, fasilitas trotoar yang seharusnya ramah pejalan kaki malah berubah fungsi jadi tempat usaha. Trotoar rusak di beberapa titik dan dinilai mengganggu kenyamanan serta membahayakan keselamatan pejalan kaki. Plus, saluran drainase di beberapa titik juga tampak tersumbat.

“Kondisi ini harus segera dibenahi karena menyangkut kebersihan, keindahan kota, dan keselamatan masyarakat,” tegas Caroll di sela-sela inspeksinya.

Tak pakai lama, temuan zonk ini langsung dijadikan bahan evaluasi total. Wali Kota seketika mengeluarkan sejumlah instruksi kepada perangkat daerah terkait. Apa saja instruksi yang harus disikapi itu?

• Dinas Pekerjaan Umum berkoordinasi dengan instansi berwenang guna memperbaiki trotoar serta badan jalan yang rusak dan berlubang.

• Para camat dan lurah melakukan penataan kembali trotoar bersama masyarakat sehingga fungsi fasilitas tersebut dapat dikembalikan sebagai ruang bagi pejalan kaki. Penataan kawasan di sepanjang jalan protokol juga diminta dilakukan untuk meningkatkan estetika kota.

• Dinas Lingkungan Hidup memperkuat penanganan kebersihan jalan dan trotoar serta memastikan pengangkutan sampah berjalan optimal.

Caroll juga mengimbau masyarakat untuk berperan aktif menjaga kebersihan lingkungan melalui kegiatan kerja bakti, membuang sampah pada tempatnya, memilah sampah, serta mematuhi jadwal pembuangan sampah yang telah ditetapkan pemerintah.

Ia turut meminta masyarakat menjaga dan merawat fasilitas umum yang telah dibangun demi kepentingan bersama.

“Pemerintah tidak bisa bekerja sendiri. Diperlukan partisipasi seluruh masyarakat untuk menjaga kebersihan dan keindahan Kota Tomohon,” ujarnya.(REQ/*)