Foto: Bupati Jayapura Yunus Wonda saat mengikuti Sidang Paripurna DPRK Kabupaten Jayapura, Jumat (25/9/2026).(ARS)
SENTANI, Klikjo.id — Bupati Jayapura Yunus Wonda merasa prihatin melihat plafon Ruang Sidang DPRK Kabupaten Jayapura mengalami kerusakan.
Kerusakan plafon nampak saat Sidang Paripurna DPRK Kabupaten Jayapura berlangsung, pada Jumat (25/9/2026), ketika hujan deras mengguyur Sentani.
Karena itu, Yunus menilai kondisi ini perlu perbaikan agar tidak membahayakan anggota DPRK dan peserta sidang.
Apalagi, kerusakan berpotensi semakin parah ketika hujan turun dengan intensitas tinggi selama pelaksanaan rapat maupun sidang.
Usai sidang, Yunus mengatakan Pemerintah Kabupaten Jayapura akan memastikan status masa pemeliharaan bangunan sebelum mengambil langkah perbaikan.
Menurutnya, jika bangunan masih masa pemeliharaan, tanggung jawab perbaikan berada pada pihak pelaksana pekerjaan.
“Kalau pekerjanya masih ada tanggung jawab satu tahun untuk pemeliharaan, kita harus lihat dulu,” kata Yunus.
Namun, apabila masa pemeliharaan telah berakhir, Pemerintah Kabupaten Jayapura akan mengambil langkah perbaikan.
Menurutnya lagi, perlu melakukan secara menyeluruh agar Ruang Sidang DPRK aman dan nyaman.
“Harus perbaiki total. Ruang paripurna harus normal,” tegasnya.
Selain itu, Yunus membuka kemungkinan penggunaan material yang lebih tahan kelembapan dan air hujan untuk mengganti plafon.
“Saya lebih suka pakai lember sering daripada pakai plafon seperti yang kita lihat bersama saat ini,” jelasnya.
Karena itu, Bupati meminta bagian bangunan yang mengalami kerusakan segera periksa dan tindaklanjuti.
Di sisi lain Pemerintah Kabupaten Jayapura juga akan melihat kebutuhan anggaran perbaikan agar aktivitas pemerintahan dan sidang DPRK tetap berjalan.(ARS)

Tinggalkan Balasan