FOTO : Ketua DPRD Kabupaten Jayapura, Klemens Hamo, S.IP., M.H.
SENTANI, KLIKJO.ID–Wacana sistem pemilihan proposional tertutup dalam Pemilu Legislatif 2024 tuai kontroversi. Ketua DPRD Kabupaten Jayapura Klemens Hamo, S.IP., M.H, menilai sistem ini bisa merugikan rakyat dalam semangat demokrasi.
“Proses Judicial Review terkait sistem pemilihan proporsional tertutup pada Pemilu 2024 i masih sebatas wacana, dan gugatan ke Mahkamah Konstitusi (MK) RI,” ujar Hamo saat ditemui di kompleks perkantoran Gunung Merah, Sentani, Kabupaten Jayapura, Rabu, (15/2/2023).
Legislator Partai Nasdem ini menambahkan, wacana ini perlu didiskusikan dan harus dipertimbangkan agar masyarakat tidak merasa dirugikan. Jika merujuk dari aspek efektivitas, sistem proporsional terbuka mampu memberikan kesempatan kepada kader partai untuk merebut hati masyarakat.
“Saya harap tidak perlu Pemilu sistem proporsional tertutup pada Pemilu 2024, karena merugikan, sehingga masyarakat betul-betul memilih calon pemimpin, legislatif (Anggota DPR) dan eksekutif lahir dari pilihan rakyat itu sendiri,” ujarnya..(Ars)

Tinggalkan Balasan