Nortje Van Bone foto bersama dengan warga usai memberikan bantuan sembako dalam kegiatan Reses II di Kelurahan Winangun II Lingkungan IV Kecamatan Malalayang, Sabtu (28/08/2021).
MANADO,KLIKJO.ID- Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) yang terus diperpanjang waktunya justru berimbas bagi kelangsungan ekonomi warga Kota Manado.
Banyak warga mengaku mulai kesulitan memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari di masa pendemi Covid-19. Sayangnya, perhatian pemerintah daerah (Provinsi Sulut dan Kota Manado) guna menyikapi masalah yang tengah dihadapi mereka itu tak kunjung ada.
Ini terungkap dalam kegiatan jaring aspirasi atau Reses II Tahun 2021 yang dilakoni Legislator Kota Manado, Nortje Van Bone (NVB), berlangsung di Kelurahan Winangun II, Kecamatan Malalayang, Sabtu (28/08/2021).
“Dalam reses kali ini, banyak warga menyampaikan keluhan bahwa mereka makin sulit memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari, mengingat PPKM terus diperpanjang. Mereka pun mempertanyakan sampai kapan PPKM berlangsung, termasuk perhatian dari pemerintah daerah untuk memberikan bantuan dalam bentuk apapun yang disebut belum ada,” tutur Ibu Nortje yang juga Wakil Ketua DPRD Kota Manado kepada wartawan usai kegiatan reses.
Ia tersentuh dengan masalah yang dihadapi warga itu. Bukan warga di Manado saja tapi juga kabupaten/kota lain di Provinsi Sulut dan bahkan daerah-daerah di Indonesia turut merasakan imbas dari PPKM.
“Warga benar-benar dilema karena di satu sisi ingin penyebaran Covid-19 bisa terkendali dengan adanya PPKM, namun di sisi lain harus menerima konsekuensi berat yaitu urusan perut,” ucap politisi Partai Demokrat ini.
Kalau sudah urusan perut, lanjut Ibu Nortje, berarti sudah berbicara kehidupan.
“Tentunya hal ini perlu menjadi perhatian pemerintah dan kita bersama,” semburnya.
Selain itu, dalam jaring aspirasi, warga juga meminta pengadaan lampu jalan dan perbaikan drainase.
Atas aspirasi warga ini, ibu Nortje berjanji akan meneruskan ke pemerintah daerah (pemda).
Ibu Nortje selanjutnya memberikan sembako kepada warga peserta reses dan tim medis yang mendampinginya selama kegiatan, sekaligus ia mengingatkan warga patuhi protokol kesehatan Covid-19.
Adapun kegiatan reses Ibu Nortje ini mengikuti protokol kesehatan dan pelaksanaannya dibagi tiga kloter, mengingat banyak warga yang datang.(JOKER)

Tinggalkan Balasan