Respon Cepat: Petugas Polres Jayapura respon cepat penanganan dan pengamanan lokasi kebakaran rumah di kawasan Kemiri, Sentani, Jayapura.(Ist)

JAYAPURA, Klikjo.id –Satu unit rumah di kawasan Kemiri, depan AURI, Sentani, Jayapura, hangus terbakar, pada Senin (04/05/2026) sekitar pukul 21.00 WIT.

Akibatnya dua warga berinisial L (37) ibu rumah tangga, bersama anaknya berinisial AL (12) mengalami luka melepuh. Selain itu pemilik rumah juga mengalami kerugian materil mencapai puluhan juta rupiah.

Informasi sumber resmi menyebutkan,  kebakaran bermula saat korban AL memindahkan BBM jenis pertalite dari jerigen ke botol, di dapur rumah.

Namun demikian, botol  dalam kondisi bocor. Sehingga BBM keluar dan mengalir ke arah kompor yang sedang menyala. Di mana saat itu ibunya L sedang memasak.

Kemudian, percikan api dari kompor langsung melahap aliran BBM . Seketika, api membesar dan memicu kebakaran di dalam rumah.

Selanjutnya api sempat mengenai korban L (37) sehingga mengalami luka pada bagian betis hingga kaki kiri. Dermikian juga dengan , AL (12)  mengalami luka bakar di bagian yang sama.

Sementara itu, warga sekitar langsung datang membantu dan memadamkan kobaran api yang sempat membesar.

Kemudian, warga sekitar membantu kedua korban sehingga  langsung mendapatkan penanganan medis.

Respon Cepat Polres Jayapura

Di sisi lain, pihak kepolisan dalam hal ini anggota Polres Jayapura, langsung turun ke tempat kejadian perkara (TKP) kebakaran. Anggota selanjutnya melakukan pengamanan dan olah TKP.

Kapolres Jayapura AKBP Dionisius VDP Helan melalui Kasat Samapta IPTU Slamet Pahono membenarkan musibah kebakaran itu.

Menurutnya,  personel langsung bergerak ke lokasi setelah menerima laporan warga.
“Setelah ada laporan, anggota segera menuju TKP. Selain itu, kami melakukan penanganan awal, membantu evakuasi korban, serta mengamankan lokasi,” ujarnya.

Lebih lanjut, pihak kepolisian menegaskan bahwa keselamatan korban menjadi prioritas utama. Di sisi lain, petugas juga memastikan api tidak meluas ke bangunan lain.

Karena itu, masyarakat diimbau untuk lebih waspada dalam menangani bahan bakar minyak. Dan tidak melakukan pemindahan BBM di dekat sumber api guna mencegah risiko kebakaran serupa.(ARS)