Foto: Sejumlah seniman dan musisi Tanah Papua menggelar aksi penggalangan donasi bagi korban kebakaran Dok V Bawah di depan Kantor Gubernur Papua.(ARS)

JAYAPURA, Klikjo.id —Seniman dan musisi Tanah Papua bersatu menggalang donasi untuk membantu warga korban kebakaran di Dok V Bawah, Kota Jayapura.

Aksi kemanusiaan ini berlangsung di dua lokasi pada Rabu (9/9/2026), yakni di lampu merah Dok II dan di depan Kantor Gubernur Papua.

Para seniman dan musisi, baik senior maupun generasi muda, turun langsung menghibur masyarakat melalui penampilan musik dan nyanyian.

Selain menghibur warga, mereka mengajak para pengguna jalan memberikan bantuan sukarela bagi korban kebakaran Dok V Bawah.

Sejumlah penyanyi legendaris asal Papua turut ambil bagian dalam aksi  sebagai bentuk kepedulian kepada korban musibah kebakaran.

Koordinator kegiatan, Lenny Maturuty, mengatakan aksi ini, atas dasar kepedulian para seniman dan musisi Tanah Papua.

Menurutnya, penggalangan donasi berlangsung pada siang hari di lampu merah Dok II, kemudian pada sore hingga malam hari.

“Ini lahir secara murni dari niat kami sebagai musisi dan seniman bersatu di Tanah Papua,” ujar Lenny.

Ringankan Penderitaan Korban

Ia menegaskan, musibah kebakaran Dok V Bawah bukan hanya menjadi penderitaan para korban, tetapi juga duka bagi seluruh masyarakat.

“Kami merasa bahwa ini bukan hanya penderitaan mereka yang menjadi korban kebakaran di Dok V, tetapi penderitaan kita bersama,” katanya.

Menurutnya lagi, para seniman mungkin tidak mampu memberikan bantuan dalam jumlah besar secara langsung kepada seluruh korban kebakaran.

Namun, mereka memiliki talenta  untuk menggerakkan kepedulian masyarakat melalui aksi penggalangan dana.

“Kami ingin berbagi melalui talenta yang kami miliki. Kami mengundang teman-teman, kemudian turun langsung ke jalan, ngamen,” ungkapnya.

Ia menyebut hampir separuh musisi dan seniman, baik junior maupun senior, ikut dalam aksi kemanusiaan ini.

Lenny juga menegaskan keterlibatan para seniman tidak bertujuan memperoleh imbalan maupun kepentingan.

“Bukan karena ada iming-iming atau apa pun. Semua merasa bahwa yang dialami saudara-saudara kami menjadi tanggungan kita bersama,” tegasnya.

Membawa Pesan Moral

Lenny mengatakan aksi ini sekaligus menjadi pesan bahwa seniman tidak hanya hadir melalui karya musik dan seni.

Menurutnya, para seniman juga memiliki kepedulian dengan persoalan sosial dan kemanusiaan yang terjadi di tengah masyarakat.

“Tujuan utama kami ingin menyampaikan bahwa musisi dan seniman bukan hanya bernyanyi, tetapi kami punya hati dan kami ada,” katanya.

Ia menambahkan, para seniman ingin menunjukkan bahwa keberadaan mereka dapat memberikan manfaat bagi masyarakat tanpa memandang latar belakang sosial.

“Kami hadir dengan cara kami. Kami tidak perlu melakukan hal yang muluk-muluk. Kami hanya ingin menunjukkan keberadaan kami bisa berguna bagi sesama,” tuturnya.

Karena itu, Lenny mengajak masyarakat melihat kebakaran Dok V Bawah sebagai duka bersama yang membutuhkan solidaritas seluruh elemen masyarakat.

“Ini bukan hanya penderitaan satu atau dua orang, tetapi menjadi duka kita bersama dan menjadi cerita kita bersama,” ujarnya.

Lenny juga mengajak masyarakat Kota Jayapura, Kabupaten Jayapura, Kabupaten Keerom, serta para simpatisan dari daerah lain untuk membantu korban kebakaran.

Ia berharap masyarakat turut mendukung berbagai aksi kemanusiaan yang bertujuan meringankan beban warga terdampak kebakaran.

“Bukan kami musisi saja, kalau ada organisasi lain melakukan penggalangan dana, mari kita sama-sama membantu,” ajaknya.

Lenny menegaskan, bantuan sekecil apa pun tetap berarti bagi warga yang kehilangan tempat tinggal dan harta benda akibat kebakaran.

“Seribu, dua ribu rupiah yang bapak, ibu, saudara berikan itu sangat berarti bagi saudara-saudara kita,” pungkasnya.

Aksi ini menjadi bentuk solidaritas masyarakat seni Papua untuk membantu warga terdampak kebakaran Dok V Bawah, Kota Jayapura.(ARS)