TOMOHON, Klikjo.id- Suasana SMP Lokon St Nikolaus mendadak riuh dan penuh semangat pada Kamis (15/10/2026). Usut punya usut, ternyata Wakil Wali Kota Tomohon Sendy Gladys Adolfina Rumajar SE MIKom baru saja menyambut kedatangan tamu spesial dari Negeri Kanguru.
Kunjungan seru dari delegasi Australia ini merupakan bagian dari Australia-Indonesia BRIDGE School Partnerships Program. Program keren ini punya misi mulia untuk mempererat hubungan antara kedua negara lewat kolaborasi di dunia pendidikan.

Sendy pun tidak bisa menyembunyikan rasa bangganya. Ia mengungkapkan kalau terpilihnya SMP Lokon St Nikolaus dalam program internasional ini merupakan sebuah kehormatan besar bagi Kota Tomohon.
Adapun program BRIDGE (Building Relations Through Innovative Development, Growing Exchanges) ini diinisiasi langsung oleh Australia-Indonesia Institute dan dikelola oleh Asia Education Foundation. Tujuannya? Membuat hubungan Australia dan Indonesia makin erat lewat kerja sama antarsekolah yang inovatif.

“Melalui kemitraan ini, kita melihat batas-batas geografis runtuh. Guru dan siswa dari kedua negara dapat saling belajar, berbagi praktik baik dalam dunia pendidikan, serta membangun pemahaman lintas budaya yang sangat penting bagi generasi masa depan kita,” ujar Sendy dengan penuh semangat.
Bagi Wakil Wali (Wawali) Kota, momen manis ini bukan sekadar acara seremonial biasa. Ini adalah bukti nyata dari persahabatan antarbangsa, pertukaran budaya, sekaligus wadah kolaborasi belajar yang asyik dan inovatif.
Tak heran kalau Sendy langsung memberikan suntikan motivasi untuk para siswa di SMP Lokon St Nikolaus. Ia mengajak mereka semua untuk memanfaatkan kesempatan emas ini demi memperluas wawasan global dan membangun relasi dengan teman-teman dari Australia.
“Manfaatkan kesempatan berharga ini dengan sebaik-baiknya. Tunjukkan semangat kebersamaan, rasa ingin tahu yang tinggi, dan keramahan khas masyarakat Kota Tomohon kepada para tamu kita dari Australia,” pesannya ramah.

Acara penyambutan ini pun berlangsung makin meriah dengan kehadiran tokoh-tokoh penting. Mulai dari Konsul Jenderal Australia di Makassar Sanchi Davis, perwakilan Dewan Australia-Indonesia Institute Lidya Santoso, hingga Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Tomohon, Juliana Karwur.
Tak ketinggalan, jajaran direktur Yayasan Pendidikan Lokon, kepala sekolah, para guru, dan siswa-siswi yang antusias juga ikut larut dalam momen penuh kehangatan ini.(REQ)

Tinggalkan Balasan