Foto : Bupati Boven Digoel Hengky Yaluwo, S.Sos
Boven Digoel, KLIKJO.ID -Bupati Boven Digoel, Hengky Yluwo, S.Sos melalui Wakil Bupati Lexi Romel Wagiu melakukan Kunjungan Kerja (Kunker) ke Distrik Subur, pada Rabu (28/09/2022).
Rombongan Pemkab disambut tari-tarian serta pengalungan bunga oleh masyarakat setempat.
Kepala Distrik Subur, Hasan menyampaikan laporan terkait permasalahan perpindahan SMK Satu Atap Ke Kampung Naga Distrik Jair.
“Distrik subur yang sebelumnya memiliki pendidikan setingkat SLTA yang dapat menampung anak-anak kami yang lulusan SMP saat ini mereka harus melanjutkan pendidikan di luar distrik,” kata Hasan.

Hal ini menyebabkan banyak anak tidak dapat melanjutkan pendidikan setingkat karena faktor ekonomi. Selain itu menyampaikan sarana transportasi yang hanya bisa dijangkau melalui sungai lantaran infrastruktur jalan darat dan jembatan rusak.
“Lima kampung di distrik subur masih menggunakan PLTD swadaya dari kampung masing-masing dan itupun belum beroperasi dengan maksimal dikarenakan keterbatasan bahan bakar. Pemerintah Daerah diharapkan dapat mengupayakan pembagkit listrik tenaga diesel maupun pembangkit listrik tenaga surya ,” ujar Hasan.
Selain itu, Wabup juga menyerap aspirasi terkait tenaga pengajar, pelayanan kesehatan di kampung-kampung, listrik di puskesmas, infrastruktur jalan, perumahan guru, status kampung serta bantuan study bagi mahasiswa.
Sementara itu Bupati Boven Digoel, melalui Wakil Bupati Lexi Romel Wagiu mengatakan, terkait perpindahan sekolah merupakan hal yang tidak biasa terjadi. Dan akan dikoordinasi dengan dinas terkait agar SMK Satu Atap bisa ditemukan jalan keluar, karena berpengaruh pada ekonomi masyarakat termasuk tenaga pengajar jarang masuk.
“Untuk pembangunan jalan saya akan cek kembali proses pekerjaan, apabila terdapat kendala ditahun ini maka akan diprioritaskan di tahun 2023,” ujarnya.
Sementara terkait permasalahan bangunan rumah guru serta asrama bagi siswa yang alami kerusakan, akan dikonfirmasi kepada Dinas terkait untuk segera ditanggulangi.
Wabup meminta kepada Kepala Dinas terkait agar difasilitasi minimal sebuah genset agar pelayanan kesehatan dapat berjalan baik.
“Sampai sekarang masih diproses dan saya sedang berusaha untuk mengatahui prosesnya, ingin cari tahu prosesnya,” ucap Lexi.
Untuk keterlambatan itu Wakil Bupati pastikan semuanya dapat diselesaipkan dalam bulan Oktober. (Adv/***)

Tinggalkan Balasan