Ditambahkan, sesuai permintaan masyarakat dan kesepakatan dengan pelaksana, pembangunan akan dimulai 1 Maret besok. Triwarno berharap, masyarakat Suku Moi dan Suku Tanah Merah, mengawal pekerjaan jalan tersebut.
“Karena ruas jalan ini nantinya dinikmati masyarakat, dan akan berimbas pada peningkatan ekonomi, melancarkan transportasi, juga akses parawisata dan akan menamba penghasilan dari masyarakat,” terangnya.
Sementara Ketua DAS Moi atau Ondoafi, Sabron Yaru, Nikodemus Yaboisembut, mengatakan dari pertemuan dan rapat, sudah ada kata sepakat untuk mulai dibangun.
“Kami minta 1 Maret bisa dikerjakan, dan kita akan kawal bersama pemerintah, aparat dan masyarakat,” tegas Nikodemus.
Sambil menambahkan, pekerjaan tidak ada lagi pemalangan, karena sudah sepakat lewat adat dan diserahkan kepada penerintah dalam hal ini PJ Bupati.(ARS)

Tinggalkan Balasan