
Foto : Ist
SENTANI, Klikjo.id –Aksi tawuran antar pelajar kembali terjadi di Kota Sentani, Kabupaten Jayapura, Selasa (21/10/2025) sore. Bentrokan melibatkan sejumlah siswa dari SMK (STM) Hawai dan SMA Negeri 1 Sentani menghebohkan warga sekitar.
Beruntung aparat kepolisian bersama TNI cepat turun ke lokasi dan berhasil mengamankan situasi sehingga keributan tidak meluas.
Menanggapi kejadian tersebut, Wakil Bupati Jayapura Haris Richard Yocku SH, menyampaikan keprihatinan mendalam sekaligus mengecam aksi tawuran itu.
“Saya sampaikan dan himbau kepada adik-adik siswa, bentrokan seperti yang terjadi antara SMK Hawai dan SMAN 1 Sentani adalah tindakan yang tidak terpuji dan tidak layak dilakukan,” tegas Wabup saat diwawancarai usai kegiatan Musorkablub KONI Kabupaten Jayapura di Aula Lantai II Kantor Bupati, Selasa (21/10/2025).

Menurutnya, tawuran tidak membawa manfaat apa pun, justru bisa merugikan diri sendiri dan orang lain.
“Tawuran itu sama sekali tidak menguntungkan. Apa yang kalian cari dari kekerasan seperti itu? Kadang bukan hanya kerugian materi, tapi juga bisa memakan korban jiwa,” ujar Haris Yocku.
Ia mengingatkan para pelajar agar menyalurkan energi dan semangat mereka ke hal-hal positif, salah satunya melalui kegiatan olahraga.
“Sekarang sudah ada Ketua KONI yang baru, mari tuangkan hobi dan semangat kalian lewat olahraga. Jangan habiskan waktu dengan hal yang tidak bermanfaat, apalagi tawuran,” imbaunya.
Wabup juga menegaskan pentingnya peran guru dan orang tua dalam membimbing serta mengawasi anak-anak agar tidak mudah terprovokasi.
“Mari kita semua orang tua, guru, dan kepala sekolah bersama mendidik anak-anak dengan pemahaman yang baik. Jangan sampai mereka terlibat dalam kekerasan yang justru merusak nama baik sekolah dan keluarga,” pesannya.
Lebih lanjut, Haris Yocku berharap agar kedua pihak segera berdamai dan tidak memperpanjang konflik.
“Kabupaten Jayapura tidak butuh preman, tapi butuh anak-anak muda yang bisa melihat masa depan dengan baik. Jadilah generasi yang berguna bagi diri sendiri, keluarga, dan bangsa,” tegasnya.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada jajaran Polres Jayapura dan TNI yang cepat bertindak mengamankan situasi sehingga kondisi di lapangan kembali kondusif.
“Kami berterima kasih kepada aparat keamanan yang sigap mengendalikan keadaan, hingga situasi kembali normal,” tutupnya.(ARS)

1 Komentar
Kam tawuran macam orang primitif saja…
ini su tahun 2025. Jangan goblok dang ketinggalan jaman…