Usai upacara, Gubernur YSK bersama rombongan melanjutkan prosesi ziarah dan tabur bunga di sejumlah makam pahlawan, termasuk di pusara mantan Gubernur Sulut, CJ Rantung.
Momen tersebut menjadi simbol rasa terima kasih atas jasa dan pengabdian para tokoh daerah yang telah berkontribusi bagi pembangunan Provinsi Sulut.
Gubernur YSK menegaskan bahwa peringatan Hari Pahlawan bukan sekadar seremoni tahunan, tetapi ajang refleksi nasional untuk menumbuhkan kembali semangat perjuangan dan nilai kejuangan para pendahulu bangsa.
“Hari ini, masyarakat Indonesia memperingati Hari Pahlawan. Untuk tingkat provinsi, kegiatan dilaksanakan di Taman Makam Pahlawan, sementara kabupaten/kota serta instansi dan elemen masyarakat lainnya juga melaksanakan kegiatan serupa di wilayah masing-masing,” ujar Gubernur YSK.
Ia mengajak generasi muda, untuk meneladani semangat kepahlawanan dalam kehidupan sehari-hari.
Menurutnya, perjuangan masa kini tidak lagi di medan perang, melainkan dalam upaya menegakkan keadilan, meningkatkan kesejahteraan, dan menjaga persatuan bangsa.
“Hari Pahlawan hendaknya menjadi panggilan moral bagi kita semua agar terus meneladani nilai perjuangan dan mengisinya dengan karya nyata bagi masyarakat,” tambahnya..(PRI/**)

Tinggalkan Balasan